Seperti yang terlihat di Desa Ketapang, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo. Sejumlah pemuda sibuk menjaring udang dan ikan di permukiman warga. Udang dan ikan yang mereka jaring berasal dari tambak milik tambak yang meluap lantaran terkena banjir.
"Sejak kemarin sudah banyak yang cari ikan. Bahkan, kemarin saya mendapat ikan dan udang satu tas plastik," kata Andika, Jumat, 1 Desember 2017.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Ikan yang didapat, di antaranya lele dan ikan gabus. Udang yang didapat pun ukurannya lumayan besar.

Udang yang didapatkan warga -- medcom.id/Syaikhul Hadi
Yudha, warga lainnya, mengaku ikut berburu karena melihat banyak ikan di permukiman mengikuti arus banjir. "Dari pada nganggur, mending cari ikan. Lumayan buat dimasak nanti," ungkapnya.
Saat ini, banjir di sejumlah wilayah di Sidoarjo terpantau masih setinggi 50 centimeter.
(Baca: Pemkab Sidoarjo Tetapkan Status Tanggap Darurat)
Sebagai informasi, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menaikkan status bencana dari siaga menjadi tanggap darurat pada 29 November 2017. Status tanggap darurat dilakukan hingga dua pekan ke depan.
Kebijakan menaikkan status tersebut melalui hasil rapat seluruh stakeholder di Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Menaikkan status juga berkenaan dengan kehidupan dan penghidupan masyarakat Sidoarjo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(NIN)
