Ketua DPW Partai NasDem Jatim, Sri Sajekti
Ketua DPW Partai NasDem Jatim, Sri Sajekti "Jeanette” Sudjunadi dan para caleg artis dari NasDem menggelar aksi gerakan #HormatiGuru - Medcom.id/Amaluddin. (Amaluddin)

NasDem Jatim Gelar Aksi #HormatiGuru

partai nasdem kampanye partai nasdem
Amaluddin • 17 Februari 2019 19:29
Surabaya: DPW Partai NasDem Jatim menggelar aksi menyebar pamflet #Hormati Guru di Mall dan perempatan jalan di Surabaya, Minggu, 17 Februari 2019. Aksi digelar sebagai bentuk keprihatinan atas sejumlah insiden prilaku tak terpuji murid terhadap gurunya di daerah Jawa Timur.
 
"Untuk aksi ini, kami akan mengerahkan para calon legislatif (caleg) artis," kata Ketua DPW Partai NasDem Jatim, Sri Sajekti 'Jeanette' Sudjunadi, di hadapan para caleg artis dari NasDem di Kantor Bappilu NasDem Jatim di Surabaya.
 
Puluhan artis caleg NasDem yang hadir dalam aksi ini yakni Tessa Kaunang, Fivey Rahmawati, Diana Santra dan Krisna Mukti. Sebelum terjun ke lokasi, para caleg artis itu berkumpul di Kantor Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) NasDem Jatim.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Gerakan moral ini kita lakukan, karena ada kejadian-kejadian penganiayaan guru yang tidak kita inginkan," kata Janet.
 
Janet mengungkap beberapa kejadian menimpa guru baru-baru ini, salah satunya di Kabupaten Sampang, Madura. Kasus penganiayaan guru terjadi pada Maret 2018. Kemudian di Gresik, terjadi pada Februari 2019. 
 
"Kedua kasus penganiayaan guru tersebut menjadi perhatian masyarakat setelah viral di media sosial. Ini jangan sampai jadi fenoma. Ayo kita gelorakan kembali gerakan untuk menghormati guru," ujarnya.
 
Menurut Janet, penganiayaan murid terhadap guru di Jatim sangat memprihatinkan. Guru sangat penting dalam kehidupan berbangsa. Guru adalah sumber ilmu pengetahuan, inspirasi, wawasan dan lain-lain.
 
"Kita bisa membaca dan menulis itu karena guru-guru itu," ujarnya.
 
Karena itu, kata dia, pihaknya mengajak masyarakat untuk menempatkan guru pada posisi yang sangat baik, pahlawan tanpa tanda jasa. 'Kita bisa membalas dengan menghormati guru tadi," kata Janet.
 
"Kalau tidak menghormati, bukan hanya untuk gurunya, tapi itu adalah sikap dasar yang harus dimiliki sehingga kita bisa menjadi bangsa yang cerdas," timpal dia.
 
Dalam aksi ini, NasDem tidak melibatkan langsung institusi guru, seperti PGRI. "Ini hanya sekedar gerakan moral dan sebagai partai politik kami merasa bahwa itu fungsi dari parpol," pungkas Janet.
 

(JMS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi