Polisi memasang garis polisi di rumah korban di Perum Bukit Dieng, Kelurahan Pisangcandi, Kota Malang. Metro TV
Polisi memasang garis polisi di rumah korban di Perum Bukit Dieng, Kelurahan Pisangcandi, Kota Malang. Metro TV (Antara)

Polisi Tunggu Hasil Autopsi Mantan Wakapolda Sumut

penemuan mayat
Antara • 26 Februari 2018 20:04
Surabaya: Kepolisian Daerah Jawa Timur menyatakan belum mengetahui pasti penyebab kematian mantan Wakapolda Sumut Kombes Pol (Purn) Agus Samad, 71, yang ditemukan tewas di Malang, Jawa Timur. Polda saat ini masih menunggu hasil laboratorium forensik untuk mengetahui penyebab kematianny
 
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan kasus kematian itu tidak hanya ditangani oleh Polres Malang Kota, namun juga di dibantu oleh Polda Jatim.
 
"Tinggal menunggu hasil autopsi yaitu dokter forensik yang akan kita lakukan hari ini. Besok sudah keluar. Kami berjanji dua, tiga hari akan kita simpulkan terhadap kematian itu," kata Barung.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Barung mengungkapkan, sampai saat ini, penyidik telah memeriksa lima orang saksi. Saksi-saksi tersebut, ditengarai mengetahui keberadaan korban sebelum akhirnya ditemukan tewas. Juga saksi orang yang menemukan korban pertama kali.
 
"Saksi saksi yang ada memang mendukung. Ada ruang private yang tidak perlu saya sampaikan kepada rekan-rekan, menyangkut tentang apa yang terjadi," ujar Barung.
 
Kasus tersebut menjadi perhatian, kata Barung, lantaran saat ditemukan, korban ditemukan bersimbah darah dengan kaki terikat. Selain itu korban juga salah satu keluarga besar Polri.
 
"Memang berita tentang kematiannya adalah berita yang menyangkut tentang banyaknya fakta-fakta. Misalnya darah yang berceceran di mana-mana," ujarnya.
 
Namun hingga saat ini penyidik masih menetapkan dua kesimpulan pada kasus kematian korban, yakni karena pembunuhan dan bunuh diri. Hal itu karena di lokasi kejadian, juga ditemukan silet dan bekas botol cairan racun serangga. "Karena itu kepada publik, kita mengharapkan untuk sabar," tutur Barung.
 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif