"Saya mengapresiasi wacana tersebut. ASN memang harus menjadi motor kesadaran masyarakat untuk menunaikan kewajibannya mengeluarkan zakat. Apalagi mau dikelola Baznas, bagus itu," kata Fauzi, Senin, 12 Februari 2018.
Baca: Pemotongan Gaji ASN untuk Zakat Belum Diputuskan
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Selain itu, ASN juga dianggap perlu menjadi penggerak kesadaran berinfak dan sedekah. Menurut Fauzi, jika ASN sudah gemar berinfak dan sedekah, akan sangat berdampak pada kehidupan sosial. Dia yakin jumlah kaum duafa lambat laut akan berkurang jika ASN sudah terbiasa hidup berbagi.
Baca: Pemotongan Gaji PNS untuk Zakat Harus Sukarela
Fauzi mengatakan berbagi dengan orang lain itu akan menumbuhkan rasa empati. Bila empati sudah tumbuh berkembang, maka akan sulit ditemukan kesenjangan ekonomi di masyarakat. Sebab ketika sudah ada warga yang memerlukan bantuan, langsung ditolong tanpa berpikir panjang.
Dia pun berharap wacana pemotongan zakat tersebut segera dijadikan regulasi. Sehingga bisa segera direalisasikan untuk kepentingan masyarakat luas. Karena meski tidak dijadikan regulasi pun, zakat itu tetap akan dikeluarkan oleh ASN yang beragama Islam.
"Di Sumenep sendiri siap menjalankan. Bahkan boleh dikatakan selama ini pembayaran zakat ASN memang sudah terkoordinir. Akan kita sambut kebijakan tersebut dengan hati gembira," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(ALB)
