Dua Pekan, Polisi Bekuk 29 Pengedar Narkoba di Sidoarjo
Polres Sidoarjo merilis penangkapan 29 tersangka peredaran narkoba selama dua pekan, Jumat 14 September 2018, Medcom.id - Hadi
Sidoarjo: Polresta Sidoarjo, Jawa Timur, membekuk 29 tersangka jaringan peredaran narkoba. Polisi juga mengamankan barang bukti sekitar 20,92 gram Shabu dan 18.640 butir pil koplo, dan 6,056 kilogram ganja, uang Rp370 ribu, dan 16 handphone.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Himawan Bayu Aji mengatakan penangkapan dilakukan pada 1 hingga 14 September 2018. Para tersangka berasal dari jaringan yang berbeda.

"Perbedaannya dari modus. Namun kesamaannya barang-barang itu hendak diedarkan di Sidoarjo," kata Himawan saat merilis kasus di halaman Mapolresta Sidoarjo, Jumat, 14 September 2018.


Himawan mengatakan Sidoarjo menjadi kawasan transit bagi peredaran narkoba. Itu bisa terjadi lantaran Sidoarjo memiliki dua terminal besar yaitu Terminal Bungurasih untuk jalur darat dan Bandara Internasional Juanda yang merupakan jalur udara.

Sementara, ganja sebanyak 6 kilogram lebih merupakan upaya pihak kepolisian dalam membongkar peredaran Narkoba melalui jalur udara. 

"Ganja ini berasal dari jaringan Lampung. Modusnya dengan sistem ranjau. Yakni ganja ditaruh di suatu tempat, lalu pengambilan barang menggunakan alat komunikasi," jelasnya. 

Dalam pengungkapan ganja, polisi berhasil membekuk Pris Dyhas P asal Krian Sidoarjo. Hingga saat ini polisi masih melakukan pengembangan terkait pengiriman ganja ke Sidoarjo. 

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita bisa mengungkap jaringan itu," tandasnya.  

Akibat perbuatannya, mereka terancam Pasal 112 ayat (1), (2) dan Pasal 114 ayat (1), (2) UURI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dan Pasal 111 ayat (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. 




(RRN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id