Pemkot Surabaya Tidak Menyantuni Korban 'Surabaya Membara'

Amaluddin 10 November 2018 14:54 WIB
Tragedi ViadukSurabaya Membara
Pemkot Surabaya Tidak Menyantuni Korban 'Surabaya Membara'
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, saat memberi pengarahan dan motivasi kepada ratusan pelajar dan guru di SMP Negeri 33 Surabaya. Medcom.id/Amaluddin.
Surabaya: Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tidak akan memberikan santunan kepada korban meninggal ketika acara 'Surabaya Membara'. Sikap Pemkot ini berbeda dengan Pemprov Jatim yang mengedapankan pendekatan kemanuasiaan.

"Saya sudah sampaikan ke Sekretaris Daerah (Sekda), kita tidak ada seperti itu (santunan). Nanti kalau begitu semua akan begitu, jadi tidak bisa seperti itu," kata Risma di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu, 10 November 2018.

Selain tidak memberi santunan kepada korban meninggal, Pemkot Surabaya juga tidak bertanggungjawab terkait biaya perawatan bagi korban luka-luka. Alasannya, Pemkot Surabaya tidak memiliki uang tunai.


"Kami juga lihat uang kita tidak ada tunai. Ini pun untuk penghargaan Hari Pahlawan, kami urunan," ungkap Risma.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Linmas Kota Surabaya Eddy Christijanto sebelumnya mengatakan acara Surabaya Membara yang mengakibatkan tiga orang meninggal dan belasan orang luka-luka, bukan kegiatan Pemkot Surabaya, melainkan acara Pemprov Jatim.

Bahkan, kata Eddy, Pemprov tidak melibatkan Pemkot Surabaya. "Tidak ada permintaan pengamanan dan kesehatan dari Pemkot Surabaya. Makanya dari kami tidak ikut terlibat," ungkap Eddy.



(DEN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id