Mendagri Tjahjo Kumolo meresmikan “Pasar Pelayanan Publik” di kompleks pasar tradisional Genteng Wetan, Banyuwangi, Jawa Timur. (Dok: Pemkab Banyuwangi).
Mendagri Tjahjo Kumolo meresmikan “Pasar Pelayanan Publik” di kompleks pasar tradisional Genteng Wetan, Banyuwangi, Jawa Timur. (Dok: Pemkab Banyuwangi). (Amaluddin)

Pasar Pelayanan Publik Pertama di Indonesia Diresmikan

pelayanan publik
Amaluddin • 25 April 2019 18:09
Banyuwangi: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meresmikan Pasar Pelayanan Publik, di Kompleks Pasar Tradisional Genteng Wetan, Banyuwangi, Jawa Timur. Ini merupakan unit pelayanan publik pertama di Indonesia yang terintegrasi dengan pasar tradisional, sehingga warga bisa mengurus dokumen sembari berbelanja. 
 
"Ini adalah contoh inovasi yang memudahkan warga. Warga yang akan ke pasar bisa mengakses pengurusan dokumen dengan mudah, sehingga urusannya bisa cepat selesai dan memang pelayanan publik itu salah satunya harus cepat," kata Tjahjo di lokasi, Kamis, 25 April 2019
 
Tjahjo menekankan semua lini pemerintahan mulai berpikir tentang inovasi melayani warga. Presiden Joko Widodo mengingikan masyarakat mendapat pelayanan terbaik. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Mulai desa hingga kepala dinas harus berani mengusulkan inovasi yang memudahkan warga. Lapor saja ke Pak Bupati (Abdullah Azwar Anas) kalau ada ide inovasi. Enggak perlu takut," tegas Tjahjo. 
 
Tjahjo memberi bantuan Rp50 juta untuk Desa Genteng Kulon karena menjadi lokasi pasar pelayanan publik. Dia berharap dana tambahan bisa  optimal dimanfaatkan untuk pelayanan publik.
 
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan Pasar Pelayanan Publik tersebut sama dengan Mal Pelayanan Publik yang telaj berdiri di pusat kota Banyuwangi. Fasilitas itu dijamin memudahkan warga.
 
“Ini bagian dari pemerataan kualitas pelayanan publik, sehingga warga yang jauh dari pusat kota merasakan layanan dalam standar yang sama dengan warga di kota,” ujar Anas. 
 
Setidaknya, 98 dokumen/izin bisa dilayani di Pasar Pelayanan Publik. Seperti administrasi kependudukan dan perizinan usaha. 
 
“Jadi ini semacam Mal Pelayanan Publik tapi dalam unit kecil. Nanti secara bertahap, layanan dari instansi non-pemerintah kabupaten juga akan dibawa ke Pasar Pelayanan Publik,” imbuh Anas.
 

(LDS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif