Aktivis Ratna Sarumpaet ditangkap polisi di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten, saat hendak berangkat ke luar negeri, Kamis, 4 Oktober 2018, Medcom.id - Hendrik Simorangkir
Aktivis Ratna Sarumpaet ditangkap polisi di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten, saat hendak berangkat ke luar negeri, Kamis, 4 Oktober 2018, Medcom.id - Hendrik Simorangkir (Amir Zakky)

Gus Sholah Minta Warga Berhati-hati Sebarkan Informasi

hoax
Amir Zakky • 08 Oktober 2018 11:26
Jombang: Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng KH Salahuddin Wahid alias Gus Sholah mengatakan kasus yang menjerat aktivis Ratna Sarumpaet menjadi pembelajaran. Warga harus mengecek kebenaran informasi yang beredar.
 
Ratna berurusan dengan polisi setelah menyampaikan informasi tidak benar mengenai kejadian yang menimpanya. Ratna mengatakan ia mengalami luka karena menjadi korban penganiayaan.
 
Belakangan, Ratna mengaku informasi itu tidak benar. Luka yang ia dapat ternyata hasil operasi kecantikan wajah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Pelajaran di Balik Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet
 
"Dari kejadian itu, kita belajar untuk tidak menerima begitu saja informasi yang diterima, terus disebarkan," kata Gus Sholah di Jombang, Jawa Timur, Minggu, 8 Oktober 2018.
 
Polisi tengah menangani kasus tersebut secara hukum. Polisi mengantongi sejumlah barang bukti. Gus Sholah mendukung polisi mengusut kasus tersebut.
 

(RRN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi