Realisasi Program Keluarga Harapan di Jatim Dinilai Bagus

Amaluddin 08 Maret 2018 17:55 WIB
kabinet kerja
Realisasi Program Keluarga Harapan di Jatim Dinilai Bagus
Presiden RI Jokowi beserta sejumlah pejabat dalam acara penyerahan Kartu Indonesia Pintar di Gresik, Kamis, 8 Maret 2018, Medcom.id - Amaluddin
Surabaya: Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham menyebut realisasi Program Keluarga Harapan (PKH) di Jawa Timur berjalan sangat bagus. Itu dibuktikan dengan penyerahan PKH berjalan hampri 100 persen.

Berdasarkan data Kementerian Sosial (Kemensos), jumlah penerima PKH di Jatim sebanyak 1.796.090 keluarga dengan jumlah dana sebesar Rp3,4 triliun. Jumlah itu terdiri dari tiga jenis yaitu PKH Reguler sebanyak 1.746.401 keluarga dengan total dana PKH sebesar Rp3,3 triliun, PKH Disabilitas 10.833 jiwa dengan total bantuan Rp21 miliar, dan PKH Lanjut Usia sebanyak 38.856 orang dengan total bantuan sebesar Rp77 miliar.

Idrus belum bisa merinci secara detail berapa jumlah keluarga di Jatim yang telah menerima PKH. Ia hanya menyebut penyerahan PKH di Jatim sudah berjalan sangat bagus. 


"Penyerahan PKH di Jatim pada Januari 2018 sudah berjalan hampir tuntas sekitar 90 persen. Kemudian Februari juga sudah cukup luar biasa, dan sekarang masuk bulan Maret," kata Idrus, saat mendampingi Presiden Joko Widodo dalam acara penyerahan PKH, KIP, dan Bansos Rastra di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik, Jawa Timur, Kamis, 8 Maret 2018.

Selain Gresik, Jokowi akan berkunjung ke dua daerah. Yaitu Lamongan dan Tuban. Tujuannya sama yaitu menyerahkan PKH, Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan bantuan sosial beras sejahtera.

"Seperti biasa, Pak Presiden akan menyerahkan PKH dan lainnya, nantinya Presiden akan menyerahkan 51 ribu PKH, 83 ribu Bansos Rastra, KIP, dan sertivikasi bagi 500 guru di Lamongan," katanya.

Di Jatim, KIP diserahkan kepada 2.190.153 siswa. Sementara untuk kabupaten Gresik terdapat 36.190 siswa akan menerima KIP. Namun saat ini, Presiden Jokowi akan menyerahkan 1.250 siswa di Gresik, sementara sisanya menyusul. 

Kemudian untuk bantuan pangan beras sejahtera (rastra), akan diberikan kepada 2.819.765 penerima Bantuan Pangan Non tunai (BPNT) di Jatim, dengan total bantuan sebesar Rp3,7 triliun. Dan penerima bantuan Rastra di Gresik jumlahnya mencapai 85.526 keluarga, dengan total bantuan sebesar Rp112 miliar.

Untuk merealisasikan program ini, Idrus berharap pemerintah daerah (Pemda) berperan aktif dalam menginformasikan perkembangan data kemiskinan di daerahnya masing-masing. 



(RRN)