3 Jenazah Pelaku Bom Surabaya Segera Dimakamkan
Ilustrasi. Tujuh jenazah terduga teroris dimakamkan di Kabupaten Sidoarjo. Foto: Medcom.id/Syaikhul Hadi
Surabaya: Polda Jawa Timur masih merencanakan pemakaman bagi tiga jenazah pelaku pengeboman di tiga Gereja Surabaya. Hingga kini, tiga jenazah atas nama Dita Oepriarto dan kedua anaknya; Yusuf Fadli dan Firman Halim masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim.

"Belum. Dalam waktu dekat akan dimakamkan," ungkap Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol. Frans Barung Mangera saat dikonfirmasi, Rabu, 23 Mei 2018 malam.

Pihaknya belum menjelaskan perihal belum dimakamkannya tiga jenazah pelaku peledakan di tiga gereja itu. Namun, Polda Jatim sudah merilis akan melakukan pemakaman bagi tiga jenazah dalam waktu dekat.


"Ditunggu saja. Yang penting dalam waktu dekat. Bisa besok, bisa lusa," singkatnya.

Sebelumnya, jenazah pelaku pengeboman di tiga gereja di Surabaya tersebut sempat mendapat penolakan dari warga Surabaya. Namun, tiga dari enam jenazah pelaku pengeboman sudah dimakamkan di Kawasan Pemakaman Mr. X milik Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo pada Minggu, 20 Mei 2018 kemarin. Di antaranya, Puji Kuswati (istri Dita) Fadhila Sari, Famela Rizqita (anak Dita).

Baca: Polisi Serahkan Jenazah Korban Bom Gereja di Surabaya

Diketahui, Peledakan terjadi di tiga Gereja di Surabaya pada Minggu, 13 Mei 2018. Peledakan dilakukan oleh satu keluarga yang terdiri dari kepala Keluarga (Dita Oepriarto), Istrinya, Puji Kuswati dan Keempat Anaknya, yakni Fadhila Sari, Gamelan Rizqita, Yusuf Fadli dan Firman Halim.

Dalam aksinya, mereka berbagi peran. Dua anak laki-laki nya yakni YF dan FH meledakkan bom di Gereja Santa Maria Tak Bercela (SMTB) Ngagel, sedangkan Puji Kuswati dan kedua anak perempuannya meledakkan bom di kawasan Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Jalan Diponegoro, dan Dita Oepriarto meledakkan bom di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya.



(DMR)