Panen di Jatim Dianggap Bakal Tambah Stok Pangan Nasional

Bagus Suryo 14 Januari 2018 14:32 WIB
panen raya
Panen di Jatim Dianggap Bakal Tambah Stok Pangan Nasional
Petani panen padi di Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu 13 Januari 2018, MI - Liliek Dharmawan
Malang: Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jatim Badan Litbang Pertanian melakukan panen padi di sejumlah daerah di Jawa Timur. Panen dilakukan di Kabupaten Malang, Blitar, Tulungagung dan Ponorogo.

Kepala Seksi Kerjasama dan Pelayanan Pengkajian BPTP Jatim Rika Asnita mengatakan panen akan menambah stok pangan nasional. Rika mengatakan panen membuktikan kontinuitas produksi gabah tetap ada sepanjang tahun dan stok beras terus mengalir.

Hasil safari panen padi melibatkan pemangku kepentingan, yakni Kementan, pemda, TNI dan Polri, lanjutnya, beberapa wilayah di Jatim masih ada kegiatan panen padi kendati sebagian wilayah lainnya melakukan tanam.


"Panen ini menunjukkan bahwa stok gabah dan beras di tingkat petani masih ada," kata Rika, Minggu, 14 Januari 2018.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, M Syakir, menyatakan produktivitas panen padi varietas unggul itu rata-rata 7,5 ton/ha. "Tiada hari tanpa tanam, tiada hari tanpa panen," kata Syakir.

Di Desa Curungrejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, panen melibatkan kelompok tani Mekarsari 1. Luas sawah di drsa itu mencapai 175 ha, sedangkan luas yang dipanen 48 ha. Produktivitas padi varietas Ciherang, Inpari 12 dan Logawa itu sebanyak 7 ton-8 ton/ha. Harga gabah kering panen di tingkat petani setempat Rp5 ribu-Rp5.500/kg.

Setelah di Malang, menyusul panen melibatkan kelompok tani Barokah di Desa Jatitengah, Kecamatan Selopuro, Blitar. Luas panen 20 ha dari total hamparan 120 ha padi varietas Ciherang dan Malindo dengan harga gabah kering panen Rp5.200/kg.

Safari panen pun dilanjutkan hingga Kabupaten Tulungagung dan Ponorogo. Syakir menegaskan produksi beras nasional saat ini masih dalam pendampingan dan pengawalan yang ketat dari Kementerian Pertanian.

Sejauh ini, pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang mendukung sektor pertanian, diantaranya memberikan bantuan benih unggul, pupuk, perbaikan jaringan irigasi, alsintan hingga asuransi pertanian yang dapat memberikan jaminan kepastian usaha pada petani.

Guna mengamankan stok pangan nasional, TNI terlibat aktif dalam mengawal realisasi luas tambah tanam.

 



(RRN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id