Kapolda Baru Minta Arahan MUI untuk Amankan Pemilu di Jatim

Syaikhul Hadi 11 September 2018 17:46 WIB
pemilu
Kapolda Baru Minta Arahan MUI untuk Amankan Pemilu di Jatim
Kapolda Jawa Timur Irjen Luki Hermawan (kiri) berjalan berdampingan dengan Ketua MUI Jatim Kiai Abdusshomad Buchori, Selasa, 11 September 2018, Medcom.id - Hadi
Sidoarjo: Kapolda Jawa Timur Irjen Luki Hermawan mengunjungi kediaman Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jatim Kiai Abdusshomad Buchori di kawasan Sepanjang, Sidoarjo. Luki menggandeng Kiai Abdusshomad dan MUI untuk menjaga keamanan selama pelaksanaan Pemilu 2019.

Kunjungan itu merupakan kali pertama Luki sejak dilantik menjadi Kapolda Jatim pada Senin, 10 September 2018. Luki meminta bimbingan dan arahan dari Kiai Abdusshomad untuk keamanan Jatim.

"Ini kunjungan pertama kami di Jawa Timur. Kami datang ke sini, karena MUI yang mewadahi ormas dan umat Islam di Jatim. Tentunya kami ingin support dan dukungannya sebagai pejabat baru di Jatim," ungkap Luki Hermawan di kediaman Kiai Abdusshomad di Sidoarjo, Selasa,11 September 2018. 


Sementara Kiai Abdusshomad berterimakasih atas kunjungan Kapolda Jatim yang baru. Hal ini tidak lain demi menjaga keutuhan antara ulama dan Umara. Sehingga Jawa Timur tetap aman. 

"Memang dibutuhkan biar saling menyatu. Ulama bisa berpendapat banyak hal dengan pendekatan persepektif keagamaan maupun problem sosial. Dan MUI pun juga punya konsep-konsep sehingga bisa didiskusikan dan memberikan manfaat pembangunan bangsa dan negara," terang Kiai Abdusshomad. 

Apalagi, Jawa Timur merupakan provinsi yang besar dengan jumlah penduduk sekitar 40 juta jiwa. Sedangkan muslimnya diperkirakan mencapai 96,76 persen dari jumlah penduduk di Jawa Timur. Selain itu, di Jawa Timur juga memiliki 43 ribuan Masjid, 160 ribu musholla dan 8 ribuan pondok pesantren. 

"Ini potensi di Jawa Timur. Berbicara potensi tentunya juga ada problem dan solusi. Itu sebagian konsep pembangunan Indonesia. Khususnya Jawa Timur," tambahnya. 

Sebagai wadah bagi umat Islam di Jawa Timur, pihaknya berpesan kepada Kapolda Jatim yang baru untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban Masyarakat Jawa Timur. Terlebih mendekati tahun politik yang ditengarai akan banyak gesekan. 

"Jangan sampai terjadi. Kita cinta tanah air. Negeri ini jangan dirusak. Kita sepakat Indonesia negara kita. Kalaupun ada gesekan, mestinya ada penyelesaian. Dan Alhamdulillah kami sudah berdialog dengan Kapolda yang baru. Semoga ke depannya tetap aman dan terkendali," tandasnya. 




(RRN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id