Empat Tahun Kepemimpinan Jokowi-JK

Desa Prasung Klaim Dana Desa Berantas Kemiskinan

Syaikhul Hadi 24 Oktober 2018 20:48 WIB
4 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK
Desa Prasung Klaim Dana Desa Berantas Kemiskinan
Bangunan Kantor Desa Prasung, Sidoarjo, Jawa Timur, Medcom.id - Hadi
Sidoarjo: Jumlah warga miskin di Desa Prasung, Sidoarjo, Jawa Timur, berkurang. Hingga 2018, jumlah warga miskin di desa tersebut yaitu 147 kepala keluarga (KK) dari lebih 5.000-an penduduk.

M Syafii, Kepala Desa Prasung, mengatakan warganya merasakan manfaat dari pencairan Dana Desa. Sejak 2015, kata Syafii, Desa Prasung menerima Dana Desa sebesar kurang lebih Rp2,8 miliar.

Syafii mengatakan, pada 2015, Desa Prasung mendapat kucuran Dana Desa sebesar Rp600 juta. Anggaran itu meningkat pada 2016 menjadi Rp645 juta dan di 2017, dananya menjadi Rp828 juta.


"Tapi 2018, Dana Desanya menurun jadi Rp791 juta. Kenapa turun? Karena mungkin dilihat dari jumlah warga miskinnya berkurang," kata Syafii di Desa Prasung, Rabu, 24 Oktober 2018.

Syafii menerangkan angka kemiskinan di Desa Prasung turun. Pada 2016, jumlah warga yang miskin sebanyak 217 KK. Lalu pada 2017, jumlahnya menurun menjadi 186 KK. Pada 2018, Syafii memperkirakan jumlah warga miskin hanya 147 KK.

Menurut Syafii, Dana Desa efektif meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain untuk infrastruktur, Dana Desa juga dimanfaatkan untuk memberdayakan sumber daya manusia dan meningkatkan taraf perekonomian.

"Penggunaannya tepat sasaran, sesuai keinginan masyarakat. Hanya saja pelaksanaannya bertahap sesuai petunjuk dari pemerintah," ungkap Syafii.

Selain Dana Desa, Desa Prasung juga mendapat Anggaran Dana Desa. Aparatur desa menggunakan dana itu untuk membangun gedung olahraga, jalan desa, lapangan desa, pemeliharaan usaha jalan tani, posyandu, pemasangan paving, pembuatan kamar mandi, perpustakaan, Paud dan TK, serta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

"Jadi, selain Infrastruktur, Pemanfaatan Dana Desa juga diperuntukkan kesehatan dan pendidikan. Dan yang lebih penting lagi adalah BUMDes," tambahnya. 

Di samping itu, aparat desa melakukan pembinaan sumber daya manusia tiap minggu. Tujuannya meningkatkan kualitas dan mutu warga setempat.




(RRN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id