PT KAI Jember bakal Bongkar Bangunan di Pinggir Rel
Ilustrasi kereta. MI/Arya Manggala/ip
Jember: PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 9 Jember akan menertibkan 20-an bangunan yang digunakan untuk kios dan toko di depan Roxy Plaza, Kabupaten Jember, Jawa Timur usai lebaran.

Menurut Manajer Humas PT KAI Daop 9 Luqman Arief mengatakan penertiban dilakukan setelah adanya keputusan hukum tetap dari Mahkamah Agung mengenai status tanah sengketa tersebut. 

"Mahkamah Agung sudah mengakui bahwa itu aset PT KAI dan bangunan-bangunan tersebut liar. Maka kewenangan pengadilan untuk mengeksekusi," kata Lukman kepada Medcom.id Senin, 28 Mei 2018.


Lukman juga menjelaskan, sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007, ruang jalan milik kereta api adalah enam meter kiri dan kanan dar jalur rel. 

"Itu harus steril karena di situ ruang milik jalur kereta api," tegas Lukman.

Lebih lanjut Lukman mengatakan, kondisi sekitar jalur rel depan Roxy Plaza adalah jalur lengkung, jalur tersebut sangat berbahaya bagi pengendara kendaraan yang melintas di jalur tersebut.

"Dari aspek keselematan sangat berbahaya baik untuk pengendara yang lewat situ maupun perjalanan kereta api (jika bangunan liar tetap ada). Masinis harus punya jarak pandang bebas 500 meter," kata Lukman.

Lukman juga menilai penyewa bangunan toko adalah korban ketidaktahuan yang dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk memperoleh keuntungan pribadi.

"Mereka menyewa dari oknum-oknum yang pertama kali membangun ruko di daerah situ. Oleh sebab itu kami akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, agar penertiban berjalan kondusif dan tidak mengganggu kondisi umum di Kabupaten Jember," ujar Lukman.



(ALB)