Lima Rumah Rusak Akibat Gempa di Sumenep
Sejumlah warga tengah berada di sebuah rumah yang rusak akibat gempa di Sumenep. Foto: Dok. Istimewa
Sumenep: Gempa berkekuatan 4,8 skala richter mengguncang Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Rabu malam, 13 Juni 2018. Lima rumah rusak berat akibat gempa tersebut.

"Sesuai data yang sudah masuk ke kami, ada lima rumah rusak akibat gempa barusan," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep, Abd Rahman Riadi.

Lima rumah yang rusak berada di tiga kecamatan, yaitu dua rumah di Kecamatan Batu Putih, satu rumah di Kecamatan Manding, dan dua rumah di Kecamatan Dasuk.


"Yang di Kecamatan Batu Putih itu ada di Desa Bulla’an, sedangkan Kecamatan Manding itu di Desa Jaba’an, dan yang di Dasuk itu di Desa Kecer," terang Rahman.

Ia berjanji besok akan turun ke lokasi. Ia akan memberikan bantuan kepada para korban. 

Ia berharap warga meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah kejadian yang di luar dugaan.

Kepala BMKG Kalianget Sumenep Usman mengatakan gempa itu jenis intraplate dengan hiposenter dangkal akibat aktivitas patahan lokal. Ia menegaskan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

"Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," ujar Usman.

Hasil analisis BMKG, kata dia, gempa tersebut terjadi di darat pada jarak sekitar 6 kilometer arah Timur Laut Sumenep-Jawa Timur dengan kedalaman 12 kilometer.

"Masyarakat juga merasakan gempa bumi ini cukup kuat dan beberapa rumah mengalami kerusakan," kata dia.



(AZF)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id