Kebakaran hutan di kawasan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, Minggu 2 September 2018. Dok. Balai Besar TNBTS
Kebakaran hutan di kawasan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, Minggu 2 September 2018. Dok. Balai Besar TNBTS (Daviq Umar Al Faruq)

65 Hektare Lahan di Gunung Bromo Terbakar

kebakaran lahan dan hutan
Daviq Umar Al Faruq • 02 September 2018 23:53
Malang: Kebakaran hutan terjadi di kawasan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur. Kebakaran terjadi sejak Sabtu 1 September 2018 sekitar pukul 09.45 WIB dan membakar 65 hektare lahan.
 
Kepala Balai Besar TNBTS John Kennedie mengatakan kebakaran hutan tersebut terjadi di Blok Plentongan atau Resort Tengger Laut Pasir Seksi PTN I yang berbatasan dengan Resort Coban Trisula Seksi PTN II.
 
"Setelah diketahui adanya kebakaran, kemudian dilakukan penanganan cepat oleh 15 personel pada hari Sabtu pukul 09.55 WIB," katanya saat dikonfirmasi, Minggu 2 September 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selanjutnya pada pukul 10.30 WIB, personel gabungan ditambah termasuk petugas Polsek Poncokusumo dan warga sebanyak 83 orang. Pemadaman dilakukan dengan bantuan 5 unit mobil, 3 unit kendaraan roda tiga dan 9 unit sepeda motor.
 
John menjelaskan sarana prasarana yang digunakan untuk memadamkan kebakaran berupa genset semprot sebanyak 3 unit, selang sepanjang 100 meter sebanyak 3 roll, jet shooter sebanyak 6 unit, gepyok, garu, dan cangkul.
 
"Lokasi kebakaran hutan berada pada elevasi 45 hingga 60 derajat. 85 persen kebakaran terjadi di sabana, serasah alang-alang, verbena dan adasan dengan ketebalan 85 hingga 150 sentimeter. Serta terdapat serasah cemara yang sudah kering," bebernya.
 
Pemadaman masih tetap dilaksanakan hingga Minggu 2 September 2018. Personel pemadam gabungan kini menjadi sebanyak 320 orang dengan tambahan alat pemadam berupa gepyok, jet shooter, garu dan diesel penyemprot air.
 
"Diperkirakan kawasan yg terbakar seluas 65 hektar. Untuk detailnya masih akan dipastikan lebih lanjut dan penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan," pungkasnya.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(SUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif