Calo Sertifikat Tanah Ditangkap saat Transaksi
Ilustrasi penipuan, Antara
Jember: Polres Jember, Jawa Timur, menangkap dua calo yang melakukan pungutan liar ke masyarakat. Kedua pelaku menggunakan ancaman untuk mendapatkan sejumlah uang.

Kapolres Jeber AKBP Kusworo Wibowo mengatakan dua orang ditangkap dalam kasus berbeda. Mereka memanfaatkan ketidaktahuan korban.

Tersangka pertama bernama Samsul Mashudi, 51. Ia meminta uang Rp45 juga kepada warga yang tengah mengajukan sertifikat tanah di kantor kelurahan Sumbersari Kecamatan Sumbersari Jember.


"Pelaku meminta uang sebesar Rp45 juta untuk membantu mengurusi biaya pembuatan sertifikat tanah di rumah korban. Tapi korban melakukan negosiasi dan dananya menjadi Rp17 juta," kata Kusworo dalam keterangan pers di Mapolres Jember, Selasa, 6 Maret 2018.

Saat transaksi itu, Tim Saber Pungli menangkap Samsul. Penangkapan dilakukan pada hari Selasa tanggal 6 Maret 2018 di kantor kecamatan Sumbersari. Menurut Kusworo, Samsul merupakan warga biasa.

Tersangka mengatakan lurah tak akan menandatangani berkas pengajuan sertifikat tanah bila korban tak menyetorkan uang tersebut. Sehingga, proses pembuatan sertifikat pun tak bisa dilakukan.

Polisi menyita barang bukti di antaranya handphone beserta simcard, KTP, dan surat melaksanakan tugas.

Sementara kasus kedua yaitu pemasangan aliran listrik baru. Polisi menangkap calo bernama Bahrodin Rosid di sebuah warung kopi.

Penangkapan dilakukan atas laporan masyarakat. Pelaku meminta biaya pemasangan listrik sebesar Rp5 juta.

"Jika warga tidak membayarnya pelaku mengancam tidak akan dilakukan pemasangan listrik, dan akan diputus,” ujar Kusworo.



(RRN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id