Kapolsek Kota Sidoarjo Kompol Rochsulullah mengatakan Sholikin dulunya adalah petugas keamanan di Perumahan Magersari. "Beliau menempati fasum ini sudah lama, sejak 1992," kata dia, Senin, 22 Januari 2018.
(Baca: Warung Kopi di Sidoarjo Terbakar, Pemiliknya Tewas Terpanggang)
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Menurut Rochsul, lahan yang ditempati almarhum tersebut pemberian dari pengembang perumahan yang mempercayainya. Maka, lahan yang seharusnya untuk fasum itu berubah jadi tempat tinggal sekaligus warung kopi.
"Warkop ini memang ramai pembeli, baik siang maupun malam. Sementara ini, masih kita lakukan pengembangan dan meminta keterangan dari saksi-saksi terkait insiden semalam," terangnya.
Berdasarkan keterangan saksi mata, lanjut Rochsul, api pertama kali muncul dari belakang rumah. Pengunjung warung kopi pun langsung berhamburan mencari pertolongan.
Namun, api terlanjur membesar. Si jago merah melahap seluruh warung kopi, termasuk pemiliknya, Sholikin. Dua bangunan yang berada di samping warung kopi tersebut juga turut ludes terbakar, yaitu sebuah warung nasi dan gudang penyimpanan kayu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(NIN)
