Lion Air Jatuh

Korban Berkomunikasi dengan Istri sebelum Terbang

Amaluddin 29 Oktober 2018 21:39 WIB
Lion Air Jatuh
Korban Berkomunikasi dengan Istri sebelum Terbang
Ambulans bersiaga di Tanjungpakis, Pakisjaya, Karawang, untuk mengangkut korban pesawat Lion Air jatuh, Senin, 29 Oktober 2018, MI - Cikwan
Surabaya: Lutfiani Eka Putri, 23, berkomunikasi dengan suaminya, Deryl Fida Febrianto, pada Senin pagi, 29 Oktober 2018. Itulah komunikasi terakhir Putri sebelum pesawat yang ditumpangi Deryl jatuh di perairan Tanjung, Karawang, Jawa Barat.

Putri menempati sebuah rumah di Jalan Simo Pomahan, Surabaya, Jawa Timur. Ia baru dua pekan menjadi istri Deryl.

Sementara Deryl berada di Jakarta. Deryl hendak bekerja di sebuah kapal yang masih bersandar di Pelabuhan Pangkalpinang, Bangka Belitung.



(Lutfiani Eka Putri, 23, istri salah satu korban pesawat Lion Air jatuh di perairan Tanjung, Karawang, Medcom.id - Amaluddin)

"Dia baru mendapat panggilan kerja di kapal itu," kata Putri saat ditemui di rumahnya, Senin, 29 Oktober 2018.

Saat berada di dalam pesawat, sebelum terbang, Deryl sempat berkomunikasi dengan istrinya. Deryl juga mengunggah Instastory yang menyatakan dirinya berada di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten, menuju Pangkalpinang.

Lalu, sekitar pukul 09.00 WIB, Putri mendapat kabar pesawat yang suaminya tumpangi itu hilang kontak. Nomor ponsel Deryl pun tak aktif.

Baca: Ini Daftar Manifes 181 Penumpang dan Kru Lion Air

"Lalu tiketnya dicek, kebetulan ayah saya menyimpan foto tiketnya. Dari situ saya langsung shock, di mana ini suami saya," ujar Putri.

Putri berharap tim gabungan menemukan suaminya. Putri berharap suaminya selamat dari peristiwa itu.

"Saya banyak salah ke Mas Deryl. Saya berharap Mas ketemu dan pulang ke rumah," harap Putri tak kuasa enahan air matanya. 

Pertemuan terakhir Putri dengan suaminya yaitu 17 Oktober 2018, atau dua hari setelah pernikahan. Saat itu, Putri menghantar Deryl ke Bandara Juanda Surabaya.

Kecelakaan pesawat terjadi pada Senin pagi, 29 Oktober 2018. Pesawat JT-610 lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten, sekitar pukul 06.20 WIB. Sekitar 13 menit kemudian, pesawat hilang kontak di perairan Karawang, Jawa Barat.

Pesawat mengangkut 178 penumpang dewasa, 1 anak, dan 2 bayi. Dua awak kokpit dan enam kru juga berada di dalam pesawat.

Lihat video:
 



(RRN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id