Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.
Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal. (Kusbandono)

Polisi Kumpulkan Bukti untuk Cari Penyebab Tewasnya Napi Lapas Jember

narapidana penganiayaan
Kusbandono • 25 Agustus 2018 12:32
Jember: Polisi masih menyelidiki penyebab tewasnya Narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember bernama Rahmat Andita. 
 
Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo mengatakan, pihaknya sudah memeriksa 73 saksi narapidana. Dari keterangan tersebut akan dikaitkan dengan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang sudah dilakukan.
 
"Setelah mendapat laporan dari petugas Lapas, anggota Polres Jember langsung menuju ke sana dan melakukan olah tempat kejadian perkara untuk menyelidiki penyebab kematian napi Lapas tersebut," kata Kusworo di Jember Jumat, malam 24 Agustus 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Seorang Napi dengan Luka Lebam Tewas di Lapas Jember
 
Rahmat adalah penghuni Blok B 2 A/18. Dia ditemukan tewas dengan sejumlah luka lebam dan tusukan, polisi belum menemukan penyebab meninggalnya napi kasus penganiayaan tersebut.
 
 "Napi Lapas Jember itu meninggal dunia bukan karena kerusuhan karena kalau kerusuhan tentu banyak saksi yang tahu, karena tidak saksi yang satu blok dengan korban tidak tahu," jelas Kusworo.
 
Menurut informasi yang didapat Medcom.id di lapangan, korban tewas diduga akibat penganiayaan. Informasi tersebut diperkuat akibat luka lebam dan tusukan terdapat di tubuhnya.
 
"Saya tegaskan, Polres Jember akan mengusutnya dan kini masih dilakukan pendalaman, sehingga mohon bersabar dan kami janji dalam 3X24 jam bisa kami ungkap dan akan disampaikan kepada publik," tambah Kusworo.
 
Sementara Ayah korban, M. Riyadi mengatakan, keluarga sangat kaget ketika mendapat informasi dari petugas lapas bahwa anaknya tewas. Menurut Riyadi, kondisi anaknya dalam keadaan baik dan tidak sakit.
 
"Saya sempat tanya penyebab kematian anak saya dan petugas menjawab ada luka lebam dan tusukan di bagian lambung," ungkap Riyadi.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif