Menaker Targetkan BLK Banyuwangi Beroperasi Akhir 2018
M Hanif Dhakiri meninjau Balai Latihan Kerja (BLK) Banyuwangi yang berlokasi di Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Foto:Dok)
Banyuwangi: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri menargetkan Balai Latihan Kerja (BLK) Banyuwangi yang berlokasi di Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, mulai beroperasi pada akhir 2018. Hal ini dilakukan guna mempercepat peningkatan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia (SDM) di kawasan Banyuwangi.

Pengoperasian BLK Banyuwangi yang baru selesai pembangunannya ini dapat segera dilakukan menyusul telah keluarnya izin Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) pada Mei 2018.

"BLK ini sedang dalam persiapan untuk dioperasikan. Kemenpan RB sudah mengeluarkan izin SOTK pada bulan Mei lalu dan telah mengecek kesiapan BLK Muncar. Kita berharap akhir tahun sudah bisa beroperasi," kata Menaker Hanif, saat meninjau perkembangan pembangunan BLK Banyuwangi dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 6 Juli 2018.


Hanif mengatakan, kapasitas BLK Banyuwangi jika dimaksimalkan bisa melatih 3.000 orang per tahun. Rencananya, BLK ini akan membuka enam program kejuruan, yakni kejuruan teknologi mekanik, otomotif, teknologi informasi, garmen/tekstil, pertanian, dan perhotelan/pariwisata (hospitality).

"Tapi andalan di BLK ini adalah kejuruan pariwisata untuk mendukung kebutuhan industri pariwisata yang terus berkembang. Apalagi Banyuwangi memiliki banyak sekali objek-objek wisata yang menarik wisatawan," ujarnya.

Ia menjelaskan BLK Banyuwangi merupakan BLK yang berada di bawah kendali Kemenaker. BLK seluas 9,9 hektare ini merupakan hasil hibah Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

Secara keseluruhan di Indonesia ada 302 BLK yang berada di bawah pengelolaan pemerintah pusat (Kemenaker), pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota.

"Saat ini pemerintah pusat memiliki 17 BLK. Tambah satu BLK di Banyuwangi jadi 18 BLK. Selain itu nanti ada juga BLK baru di Sidoarjo, Pangkep, dan Belitung," kata Menaker Hanif.

Gencarnya pengoperasian BLK di Indonesia sebagai upaya untuk menggenjot peningkatan daya saing tenaga kerja Indonesia. Pemerintah terus menggenjot peningkatan kualitas SDM agar berdaya saing di pasar kerja.

"Salah satunya melalui akses pendidikan vokasi terus ditingkatkan. Misalnya, di BLK yang ada di Banyuwangi ini," ucapnya.



(ROS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id