UKM di Eks Lokalisasi Dolly Beromset Puluhan Juta Perbulan
Ketua KUB Mampu Jaya, Atik Tri Ningsih, salah satu pelaku UKM di eks Lokalisasi Dolly di Surabaya, Jawa Timur, Jumat, 9 November 2018. (Medcom.id/Amaluddin).
Surabaya: Upaya Kementerian Sosial (Kemensos) mengentaskan kemiskinan membuahkan hasil positif. Salah satunya dengan program Kelompok Usaha Bersama (KUB) yang bertempat di eks lokalisasi Dolly, Kota Surabaya, Jawa Timur.

KUB Mampu Jaya adalah salah satu dari delapan KUBE pertama yang didirikan setelah penutupan lokalisasi Dolly pada 2014 silam. Setelah empat tahun berdiri, KUB kini telah bisa meraup omzet Rp40 hingga Rp50 juta perbulan.

"Tahun 2014 itu Dolly ditutup, terus dibentuk beberapa KUBE, salah satunya KUB Mampu Jaya. Sekarang omzet bisa sekitar Rp50 juta setiap bulan," kata Ketua KUB Mampu Jaya, Atik Tri Ningsih, saat ditemui di bekas Wisma Barbara di Gang Dolly, Surabaya, Jawa Timur, Jumat, 9 November 2018.


Semula KUB memulai usahanya secara mandiri, sebelum akhirnya mendapat bantuan dari Kemensos. Kini, KUBE mulai menunjukkan tren positif dengan kisah inspiratif. KUBE Mampu Jaya mengawali usahanya di bidang pembuatan sepatu kemudian berlanjut ke pembuatan sandal. 

"Dulu awalnya kita hanya bermodalkan bahan bekas pelatihan. kita cuma modal tenaga. Kemudian baru mulai tahun 2015 ada bantuan modal dari Kemensos sebesar Rp20 juta," ungkap Atik.

Atik menjelaskan, KUBE Mampu Jaya kini beranggotakan sebanyak 15 orang yang seluruhnya merupakan warga asli Dolly. Walau begitu Atik mengaku jumlah anggotanya selalu berkurang.

Dalam perjalanan usahanya, Atik juga mengaku sempat mengeluh karena kekurangan mesin jahit, sehingga karyawannya harus bergantian menggunakan mesin. Sebab, kata Atik, KUB Mampu jaya mampu memproduksi 2000 pasang slipper per hari.

"Itu pesanan hotel dari berbagai daerah. Kami hanya takut aja tidak dapat memenuhi karena kekurangan mesin yang membuat kerja kurang maksimal," beber Atik.

Meski demikian Atik mengaku bersyukur karena peran pemerintah, khususnya Pemerintah Kota Surabaya dan Kemensos telah membantu pendirian KUB Mampu Jaya.

"Tapi kami masih berharap dari pemerintah tetap melakukan pendampingan secara rutin. Dulu kan bantuan itu dari Kemensos ada. Ya alhamdulillah dari Pemkot Juga kasih fasilitas tempat ini lantai satu, kita kan nggak usah bayar tempat, listrik. Cuma ke depannya ada pendampingan lah gitu," pungkas Atik.



(DEN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id