Praktik SIM di Sidoarjo Segera Pakai Sensor Ultrasonik

Syaikhul Hadi 15 November 2018 09:12 WIB
sim
Praktik SIM di Sidoarjo Segera Pakai Sensor Ultrasonik
Inovasi bernama Sidoarjo Smart Driving Test (SSDT) tersebut bakal di launching akhir November mendatang. Medcom.id/Syaikhul Hadi
Sidoarjo: Satlantas Polresta Sidoarjo berencana menggunakan sensor ultrasonik bagi praktik pembuatan surat izin mengemudi (SIM) pengendara roda dua. Inovasi bernama Sidoarjo Smart Driving Test (SSDT) tersebut bakal diluncurkan akhir November 2018.

Kasatlantas Polresta Sidoarjo Kompol Dhyno Indra mengatakan, sensor ultrasonik dipakai agar uji praktik SIM lebih transparan. Sensor ultrasonik yang dilengkapi lampu rotator akan berbunyi dan menunjukkan peserta ujian praktik SIM jika melewati batas.

"Semaksimal mungkin mereka yang praktek tidak melewati garis putih, karena secara langsung sensor ini akan berbunyi," kata ujar Kompol Dhyno saat uji coba di halaman Mapolresta Sidoarjo, Rabu, 14 November 2018.


Ada sebanyak 29 sensor ultrasonik yang dipasang di beberapa titik lokasi praktek SIM. Sensor itu merupakan hasil karya seorang mahasiswa lulusan dari perguruan tinggi di Jawa Timur. Inovasi ini merupakan satu-satunya yang dipakai di Indonesia.

Selama ini, lanjutnya, pihak Satlantas Polresta Sidoarjo masih menggunakan cara manual dengan dibantu alat seadanya. Sensor ini dipasang di jarak 10 sentimeter setelah garis putih. Sedangkan jarak batas pengendara yang akan melakukan praktek sebanyak 60 sentimeter.

"Dengan dipasangnya sensor ini, masyarakat akan melihat langsung proses uji praktek SIM. Lolos atau tidak," tandasnya.

 



(SUR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id