Tim Talenthub Surabaya Juara Kompetisi Hackathon Ketenagakerjaan

Gervin Nathaniel Purba 12 Juli 2018 17:28 WIB
berita kemenaker
Tim Talenthub Surabaya Juara Kompetisi Hackathon Ketenagakerjaan
Tim TalentHub dari Surabaya menjadi pemenang utama dalam kompetisi Hackathon Ketenagakerjaan yang digelar Kementerian Ketenagakerjaan (Foto:Dok)
Jakarta: Tim TalentHub dari Surabaya menjadi pemenang utama dalam kompetisi Hackathon Ketenagakerjaan yang digelar Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). Pemenang kedua ialah tim TigaPutra (Aceh), dan peringkat ketiga diraih tim Codeplay (Yogyakarta). 

Hackathon merupakan singkatan dari hacking+marathon, yakni berkumpulnya programmer, project manager, ict researcher/enthusiast untuk membangun aplikasi (hacking) untuk menyelesaikan masalah tertentu. Pembuatan aplikasi dilakukan selama tiga hari.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan (Barenbang) Kemenaker Khairul Anwar mengatakan pihaknya menggelar Hackathon yang bertema Pendataan Pekerja Kreatif untuk memfasilitasi talent/pekerja kreatif dan lepasan, sekaligus mendatabase generasi millenials di bidang IT, desain grafis, dan manajemen.


"Negara wajib hadir untuk memfasilitasi inovasi dan kreativitas para startup yang tersebar di seluruh Indonesia. Lomba Hackathon yang memanfaatkan ruang inovasi Kemenaker ini menjadi langkah awal memberdayakan para pekerja kreatif yang bertalenta tinggi," ujar Plt Kepala Barenbang Khairul Anwar di Kantor Kemenaker.

Khairul mengatakan pengembangan sumber daya manusia (SDM) harus tanggap terhadap perubahan yang cepat dalam era digitalisasi. Bila revolusi industri 4.0 yang sedang berlangsung saat ini tidak diantipasi dengan baik, maka bangsa Indonesia akan tertinggal oleh bangsa lain.

"Pada masa depan, pengembangkan skills baru disesuaikan dengan kebutuhan industri baru. Kita harapkan
produktivitas pekerja kreatif yang telah banyak memunculkan industri baru menjadi penopang ekonomi bangsa Indonesia," kata dia.

Menyinggung kompetisi Hackathon, Khairul menjelaskan dibutuhkan sebuah platform untuk membantu pemerintah dalam mengenal lebih jauh pekerja kreatif, sekaligus memetakan dan menganalisa kebutuhan pasar kerja, serta kebutuhan jenis-jenis industri baru yang terus berkembang.

"Dengan kompetisi Hackathon diharapkan menghasilkan para startup tangguh yang siap bersaing di dunia kerja. Para pemenang dapat memanfaatkan keberadaan ruang inovasi secara maksimal agar dapat terus berkembang," kata Khairul.

Dalam kompetisi Hackathon ini  peserta yang lolos seleksi sebanyak 14 tim berasal dari seluruh Indonesia. Mereka berhasil lolos seleksi awal dengan kriteria relevansi terhadap tema umum dari Kemenaker, yakni probabilitas tinggi untuk dibuat prototype produk,  potensi untuk menjadikan start up yang memiliki impact dan potensi untuk di scale up lintas industri. Penjurian dilakukan dengan melibatkan juri dari Pusdatin Kemnaker, Visio Incubator, dan Cisco.

Sebagai pemenang utama, Tim TelentHub sukses menjadi pemenang utama setelah berhasil menciptakan produk Talent App yang ditujukan untuk memfasilitasi talent/pekerja kreatif dan lepasan sekaligus membuat database. Melalui Aplikasi Talenthub, pelaku usaha kreatif bisa memperoleh keuntungan seperti mamerkan dan menjual produk menjual nama agar lebih terkenal, memperoleh pangsa pasar lebih luas dan promosi lebih maksimal.

Para pemenang kompetisi Heckathon mendapat hadiah kesempatan untuk mendapatkan ruang di ruang inovasi Kemenaker serta gratis inkubasi pengembangan Startup dari Visio Incubator berupa pendampingan digital technical dan pengembangan market dan bisnis.



(ROS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id