BPJS Kesehatan Sumenep Menunggak Rp26 Miliar

Rahmatullah 13 September 2018 19:20 WIB
bpjs kesehatan
BPJS Kesehatan Sumenep Menunggak Rp26 Miliar
Kantor BPJS Kesehatan Sumenep – Medcom.id / Rahmatullah
Sumenep: BPJS Kesehatan Sumenep, Jawa Timur, menunggak klaim pembayaran ke RSUD dr Moh Anwar. Tidak tanggung-tanggung, tunggakan pembayaran tersebut mencapai Rp26 miliar. 

Dampaknya pun cukup dirasakan rumah sakit Pemkab Sumenep tersebut. Yaitu pelayanan untuk pasien terganggu. Bahkan, informasi yang berhasil dihimpun, sejumlah perusahaan menghentikan pengiriman obat ke RSUD dr Moh Anwar gara-gara tunggakan klaim pembayaran tersebut.

“Karena belum ada pembayaran dari BPJS, pasti operasional sedikit terganggu,” kata Wakil Bupati Sumenep, A. Fauzi, Kamis, 13 September 2018.




Wakil Bupati Sumenep, A. Fauzi

Meski demikian, Fauzi menegaskan rumah sakit tetap menjaga pelayanan bagi pasien. Itu dilakukan agar terhindar dari persoalan, termasuk juga agar pasien bisa puas dengan pelayanan tersebut. 

Dia bahkan menyebut sudah berkali-kali berkoordinasi dengan BPJS soal klaim pembayaran itu. Tidak hanya untuk Februari hingga Juli. Untuk Agustus dan September juga dikatakan sudah dikoordinasikan agar segera terbayar.

Dia bersyukur operasional rumah sakit tidak hanya bergantung pada klaim pembayaran BPJS. Sebab rumah sakit juga melayani pasien umum.

“Dari situlah (pasien umum) kita coba perputaran operasional yang bisa kita lakukan,” ungkap Fauzi.

Sayangnya pihak BPJS Kesehatan Sumenep enggan memberikan keterangan soal tunggakan miliaran rupiah tersebut. Meski sejumlah pegawai terlihat bekerja di kantor BPJS di Jl. DR. Cipto Desa Kolor, Kecamatan Kota, tidak diperoleh keterangan soal keterlambatan pembayaran tunggakan itu.




(ALB)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id