Jatim Gelar Aksi Solidaritas atas Gugurnya 5 Polisi
Aksi solidaritas di Jatim atas gugurnya lima polisi di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua. (Medcom.id/Amaluddin)
Surabaya: Sejumlah elemen masyarakat di Surabaya, Jawa Timur, menggelar aksi solidaritas atas gugurnya lima anggota Polri dalam insiden kerusuhan di Rutan cabang Salemba, Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Mereka berkumpul dan menyalakan lilin juga mendoakan anggota yang gugur. 

Acara yang digagas oleh DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jatim, dihadiri Kapolretabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan, dan Danrem 084 Bhaskara Jaya, Kolonel Kav. M. Zulkifli. 

"Aksi terorisme merupakan aksi ingin membentuk persatuan dalam negara, ingin memecahbelah NKRI. Maka itu, kita semua harus melawan semua aksi terorisme," kata Rudi di sela aksi solidaritas di Taman Bungkul Surabaya, Sabtu, 12 Mei 1018.


Rudi menyerukan kepada Polri, TNI, organisasi kepemudaan, dan masyarakat bersatu menjaga persatuan, kesatuan dan keutuhan NKRI. 

"Saya mewakili Polri, mengucapkan banyak terimakasih kepada KNPI Jatim, dan masyarakat. Kita harus bersatu, Polri, TNI, dan elemen masyarakat untuk mempertahankan NKRI, kita bersatu bahwa lagu Indonesia Raya lagu kebangsaan Indonesia. Lambang kita adalah Pancasila," kata Rudi.

Sementara itu, Ketua DPD KNPI Jatim, M Nur Arifin, menyampaikan belasungkawa kepada lima anggota polisi yang gugur. KNPI Jatim menyatakan dukungan kepada pemerintah untuk menegakkan hukum, sesuai dengan tindakan para teroris.

"Kami menyayangkan insiden di Mako Brimob.
Indonesia merupakan negara hukum yang menjunjung tinggi kemanusiaan yang adil dan beradab dan tidak satu tetespun darah yang layak serta halal ditumpahkan atas nama kejahatan dan terorisme," kata Gus Ipin, sapaan akrabnya.

Menurut Gus Ipin, terorisme sekarang ini telah menjadi ancaman serius dan meresahkan sehingga mengganggu keamanan. Karena itu penanganan terorisme harus lebih ditingkatkan dan dipertegas.

"Memang bukan pekerjaan yang mudah, tapi kami yakin BNPT di bawah naungan Polri bisa melakukan dengan baik, DDP KNPI Jatim mendukung pemberantasan terorisme melalui upaya pencegahan di masyarakat, karena pemberantasan terorisme harus dilakukan sampai ke akar-akarnya," kata pria yang juga Plt Bupati Trenggalek itu.

Kemudian, acara malam ini ditutup dengan menabur bunga di depan petilasan Polri. Mereka turut membawa setangkai bunga mawar. Sementara itu, terlihat beberapa anggota polisi berjaga di kegiatan masyarakat tersebut dan turut berdoa bersama.

Di antara peserta doa bersama terdapat perwakilan elemen masyarakat, mahasiswa, organisasi kepemudaan seperti Bhaladika Karya, Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Banser, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dan lainnya.

Dalam aksi solidaritas, DPD KNPI Jatim mengeluarkan sikap: 

1. Mengutuk segala tindakan terorisme dengan dalih dan alasan apapun, serta mengecam dengan keras segala tindakan yang mengganggu keamanan, ketenteraman, serta menebar ketakutan dalam masyarakat di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

2. Mendesak Kepolisian Negara Republik Indonesia agar menindak tegas tanpa kompromi semua kantong-kantong terorisme yang ada diwilayah manapun di NKRI ini.

3. Mendesak pemerintah untuk memaksimalisasi peran lembaga Penanggulangan Terorisme.

4. Mengajak semua tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemerintah daerah yang ada diwilayah NKRI untuk bergandengan tangan, bahu membahu menjaga perdamaian di kalangan masyarakat dan bersama-sama berupaya meluruskan pemahaman berbangsa serta menangkal konspirasi menyesatkan, dan segala berita hoax dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

5. Mengajak masyarakat, pemuda dan mahasiswa untuk bersama sama menjaga kerukunan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.



(LDS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id