Warga Sumenep Terusik Sampah Kiriman
Warga menunjukkan tumpukan sampah di salah satu sungai di Sumenep, Medcom.id - Rahmatullah
Sumenep: Sungai yang menghubungkan Desa Kolor dan Desa Pabian, Kecamatan Kota, Sumenep Jawa Timur, dipenuhi tumpukan sampah kiriman. Sampah tersebut mulai menumpuk sejak awal musim hujan. Warga khawatir sampah tersebut bakal mengundang penyakit

Sampah yang mengotori sungai sepanjang kurang lebih 1 kilometer itu mulai membusuk. Warga yang rumahnya di dekat sungai sangat terusik dengan bau menyengat. Warga khawatir sampah akan semakin menumpuk bila tidak segera dibersihkan.

“Kami meminta petugas segera mengangkat sampah dan dibuang ke tempat akhir pembuangan sampah,” harap warga, Sunojo, Selasa, 4 Desember 2018.


Sunojo menyebut tumpukan sampah di sungai itu selalu terjadi di musim hujan. Hal itu lantaran sampah di hulu sungai terbawa arus ke sungai tersebut. Padahal warga setempat sudah membuang sampah pada tempatnya.

Sementara Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) Dinas Lingkungan Hidup Sumenep, Agus Salam, mengakui penanganan sampah plastik masih sangat minim. Dia berjanji ke depan lebih maksimal. Dia berencana akan membuat regulasi khusus penanganan sampah tersebut.

Regulasi tersebut, kata dia, berbentuk Peraturan Bupati (Perbup) yang mengatur pengurangan sampah plastik, terutama yang menjadi sumber sampah plastik seperti ritel dan pasar. Ia yakin sampah plastik bakal berkurang bila ada regulasi tersebut.

Selain itu, dia akan berupaya memberlakukan program eco office di masing-masing kantor organisasi perangkat daerah (OPD). Setiap ada rapat atau tamu di OPD, tidak boleh menggunakan air kemasa, melainkan menggunakan wadah khusus.

“Sehingga dengan demikian sampah plastik bisa kita kurangi,” jelas Agus Salam.




(RRN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id