Terminal BBM Malang.
Terminal BBM Malang. (Daviq Umar Al Faruq)

Pertamina Jatim Bentuk Satgas Penyaluran BBM dan Elpiji

natal dan tahun baru
Daviq Umar Al Faruq • 22 Desember 2018 10:34
Malang: Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V membentuk tim Satuan Tugas (Satgas) untuk penyaluran Bahan Bakar Minyak dan Elpiji untuk menyambut Hari Natal dan Tahun Baru 2019. Tim sudah bertugas sejak 18 Desember 2018 hingga 8 Januari 2019.
 
General Manager Pertamina MOR V, Ibnu Chouldum mengatakan tim Satgas ini bertugas memenuhi kebutuhan BBM dan Elpiji pada saat Natal dan Tahun Baru. Tim akan berperan khusus dalam memantau dan mengkordinasikan penyaluran BBM dan Elpiji.
 
"Mulai dari penguatan stok, kelancaran distribusi di jalan raya hingga pemantauan kondisi di lapangan, sehingga ketersediaan BBM dan Elpiji di masyarakat dapat terus terpenuhi," katanya Sabtu 22 Desember 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ibnu menjelaskan konsumsi normal harian BBM jenis premium, pertalite, pertamax, pertamax turbo, solar, dexlite serta Pertamina dex di Provinsi Jawa Timur berada pada kisaran volume 20.290 KL/hari. 
 
Sementara itu, menjelang peringatan Hari Natal dan Tahun Baru 2019, Pertamina memprediksi terjadi kenaikan konsumsi sebesar 6 persen untuk produk gasoline seperti premium, pertalite, pertamax, pertamax turbo.
 
"Sedangkan produk gasoil seperti solar, dexlite serta Pertamina dex diprediksi mengalami penurunan konsumsi sekitar 6 persen. Puncak konsumsi BBM diprediksi akan terjadi pada 22 Desember 2018," bebernya.
 
Untuk memberi kenyamanan para pengendara yang melalui jalur tol, Pertamina juga akan menyiapkan tujuh kios BBM di jalur tol sepanjang Surabaya-Ngawi.
 
Disisi lain, penyaluran Elpiji Bersubsidi (3 kg) di wilayah Jawa Timur berada dalam kondisi normal. Rata-rata konsumsi bulanan untuk Elpiji 3 kg yaitu sebesar 94.680 Metric Ton (MT) per Bulan. 
 
"Kami memprediksi konsumsi Elpiji 3 kg akan mengalami kenaikan pada Desember 2018 dengan estimasi angka mencapai 105.095 MT atau naik sebesar 11 persen dari konsumsi normal bulanan," ujarnya.
 
Sedangkan, penyaluran Elpiji Non subsidi (Bright Gas 5.5 kg dan Elpiji 12 kg) di wilayah Jawa Timur berada dalam kondisi normal dengan rata-rata konsumsi bulanan sebesar 6.310 MT per Bulan. 
 
Pertamina memprediksi konsumsi LPG Non Subsidi akan mengalami kenaikan pada Bulan Desember 2018 khususnya menjelang Natal dan Tahun Baru 2019 dengan estimasi angka mencapai 6.860 MT atau naik sebesar 9 persen dari konsumsi normal bulanan.
 
"Guna mengoptimalkan kelancaran suplai dan distribusi BBM dan Elpiji, Pertamina telah menyiagakan seluruh sarana dan fasilitas di masing-masing provinsi. Di Jawa Timur ada 6 Terminal BBM, 3 DPPU dan 5 Terminal Elpiji," pungkasnya.
 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif