Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Suwardi menjelaskan pihak keluarga menyebut Supatra semalam mengalami sesak napas. Warga Desa Kebundadap Barat itu berkukuh keluar rumah pada pagi harinya meskipun mengeluh pusing.
Supatra, lanjut Suwardi, berniat membantu memperbaiki rumah kerabat di Desa Karanganyar. Setelah membantu perbaikan rumah, ia berniat menyabit rumput.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
"Keluarga juga menyebut korban menderita tekanan darah tinggi dan lemah jantung. Dengan alasan sakit yang diderita korban, keluarga menolak dilakukan autopsi," tutur Suwardi.
Samsuri, seorang saksi, menuturkan awalnya ia melihat motor yang biasa dikendarai korban di lokasi. Ketika didekati, ia justru menemukan mayat Supatra.
Warga pun berdatangan ke lokasi dan membawa jenazah Supatra ke rumah kerabatnya yang tak jauh dari tempat kejadian. "Jenazah dibawa pulang oleh kepala desa dan istri korban ke rumah duka menggunakan mobil," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(NIN)
