Ya'qud-Wanedi Ingin Kembalikan Kejayaan Rotan di Kota Malang
Calon Wakil Wali Kota Malang Ahmad Wanedi berkunjung ke perajin rotan di Kelurahan Balearjosari Kecamatan Blimbing Kota Malang, Medcom.id - Daviq
Malang: Pasangan Ya'qud Ananda Gudban-Ahmad Wanedi ingin mengembalikan Kota Malang, Jawa Timur, sebagai daerah penghasil rotan. Julukan itu pernah melekat pada Malang. Sebab di era 1990-an, Malang merupakan kota pengekspor furnitur berbahan rotan.

Wanedi mengatakan ia dan pasangannya ingin mengembalikan kejayaan itu. Namun, tantangan yang harus dihadapi adalah harga rotan yang tak stabil.

"Lantaran itu akan kami akan mengkaji solusi dari masalah itu. Entah bentuknya subsidi atau seperti apa nanti akan kita tahu setelah kajian," ujar Wanedi saat berkunjung ke usaha industri rotan di Kelurahan Balearjosari, Kecamatan Blimbing, Jumat, 9 Maret 2018.


Bila memenangkan pemilihan wali kota-wakil wali kota Malang, Wanedi berjanji memberikan pelatihan dan pemberdayaan pada pengrajin. Sehingga hasil produktivitas pun lebih berkualitas.

"Kalau kita buatkan tempat khusus sebagai sentra kerajinan rotan kan jauh lebih bagus dari pada harus mencar-mencar seperti ini," tutupnya.

Susanto, perajin rotan di Balearjosari, menyambut positif tawaran Wanedi. Ia mengakui Kota Rotan pernah melekat pada Malang.

"Saat itu kita sudah ekspor kerajinan rotan seperti kursi ke China dan negara Eropa," kata Susanto.

Pada tahun itu, ketika berkunjung ke Kelurahan Balearjosari, masyarakat akan disambut dengan produksi kerajinan rotan milik warga. Sayangnya kini pemandangan tersebut telah tiada, banyak pengrajin rotan memilih berhenti dari usahanya. 

"Dulu itu ada 75-an lebih perajin rotan, sekarang sisa 10 orang," lanjutnya.

Salah satu alasan warga beralih dari perajin rotan adalah karena harga bahan baku rotan yang terus naik. Selain bahan baku yang mahal, perajin pun juga kesusahan untuk memasarkan hasil produk kerajinan buatannya.

"Harga bahan bakunya naik, tetapi harganya tetap stabil jadi kita juga kebingungan mau dipasarkan kemana dengan harga yang pas," keluhnya.



(RRN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id