LPSK Terima Delapan Permohonan Perlindungan dari Surabaya
Wakil ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo, di Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, Rabu, 16 Mei 2018. Medcom.id/Syaikhul Hadi
Surabaya: Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) sudah menerima delapan permohonan perlindungan dari total 46 korban. Seluruhnya menjadi korban ledakan yang terjadi di beberapa tempat di Surabaya dan Sidoarjo.

"Jumlah yang teridentifikasi dari keseluruhan pasca insiden aksi teror sebanyak 46 orang. Dan kami sudah terima sekitar 8 permohonan yang diajukan secara langsung," ujar Wakil ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo, di Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, Rabu, 16 Mei 2018.

Ssejak peristiwa ledakan di tiga gereja di Surabaya pada 13 Mei 2018, pihaknya sudah menurunkan tim reaksi cepat. LPSK menangani korban setelah dilakukan serangkaian penelaah dan koordinasi.


Baca: Kondisi Empat Anak Saksi Mahkota Teror Bom Membaik

Korban berasal dari warga masyarakat, anggota Polri dan anak yang dilibatkan dalam pengeboman. "LPSK sangat penting memiliki data lengkap terkait jumlah korban dan identitas korban agar dapat menyampaikan langsung kepada korban tentang layanan yang diberikan LPSK," kata dia.

Sementara, permohonan yang masuk saat ini memang terbilang kecil. Mengingat situasi saat ini belum memungkinkan untuk LPSK menemui keseluruhan korban baik yang ada di RS, maupun keluarga korban yang meninggal.

Korban dalam peristiwa ini bukan saja yang terlibat langsung atau mengalami luka-luka secara fisik. Korban memiliki arti lebih luas, sebab ada kerugian materiil berupa harta dan infrastruktur. Belum lagi soal psikologi korban terdampak.

"Ada juga orang-orang yang berada di lima lokasi terjadinya peristiwa. meski tidak mengalami luka secara fisik sangatlah mungkin mengalami gangguan psikologis, bahkan mungkin pada tingkat kecemasan yang berlebih," ungkap dia.

Karena itu, LPSK akan memberikan layanan sesuai dengan fungsinya. Melindungi korban dan saksi dari beragam sisi.

Baca: Total 18 Terduga Teroris Ditangkap di Jatim
 



(SUR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id