Gempa Berpotensi Terjadi Lagi di Malang
Ilustrasi gempa, Medcom.id - M Rizal
Malang: Gempa berpotensi terjadi lagi di wilayah Malang, Jawa Timur. Tapi, kata Kepala Stasiun Geofisika Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Karangkates Kabupaten Malang, Musripan, waktunya tidak diketahui.

Dalam tiga pekan terakhir, lebih 40 kali gempa mengguncang Malang. Magnitude paling besar yaitu 5,8 SR yang mengguncang pada Kamis, 19 Juli 2018.

"Gempa terjadi akibat pergerakan lempeng tektonik Indo Australia bertemu dengan lempeng tektonik Eurasia. Pertemuan tersebut terjadi di laut selatan sekitar 50 hingga 300 Km," kata Musripan di Malang, Jumat, 10 Agustus 2018.


Musripan mengatakan pertemuan antarlempeng menyebabkan pengumpulan energi. Suatu saat, energi itu akan lepas yang berujung pada gempa.

Baca: Warga Mengaku Rasakan Guncangan Gempa di Malang

"Sebenarnya, tiap hari itu selalu ada gempa. Hanya saja kebetulan di selatan Malang," ungkapnya.

Namun, lanjut Musripan, gempa di Malang tak berkaitan dengan bencana yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Sebab, jarak dan sumbernya berbeda.

"Kalau misalnya ada kaitannya, mestinya Gunung Rinjani di Lombok meletus. Tapi buktinya, tak ada pengaruhnya," ujar Musripan.

Gempa di Malang mulai terjadi pada 19 Juli 2018, pukul 19.23 WIB. Gempa berkekuatan 5,8 SR itu berpusat di 9.69 Lintang Selatan dan 112.80 Bujur Timur (161 km Tenggara Kabupaten Malang) dengan kedalaman 10 kilometer.

Besoknya, Jumat 20 Juli 2018, sebanyak 38 kali gempa susulan terjadi di Malang bagian selatan, tepatnya mulai pukul 08.00 WIB. Magnitude gempa mulai dari 3,2 SR hingga 4,9 SR.

Lima kali gempa kembali terjadi pada Sabtu, 28 Juli 2018, mulai pukul 07.00 WIB. Gempa berkekuatan paling besar yaitu 4,7 SR.

Terakhir, wilayah Malang kembali diguncang gempa bumi dengan kekuatan 5,2 SR sekitar pukul 13.09 WIB, Rabu 8 Agustus 2018. Gempa bumi tersebut terjadi di 8.80 Lintang Selatan dan 112.46 Bujur Timur dengan kedalaman 13 Kilometer.




(RRN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id