Asap mengepul dari Gunung Butak, Kota Batu, Sabtu, 18 Agustus 2018, dok: istimewa
Asap mengepul dari Gunung Butak, Kota Batu, Sabtu, 18 Agustus 2018, dok: istimewa (Daviq Umar Al Faruq)

Kebakaran di Gunung Butak Kota Batu, Pendaki Diminta Turun

kebakaran hutan
Daviq Umar Al Faruq • 18 Agustus 2018 16:06
Batu: Kebakaran terjadi di hutan yang terletak di kawasan Gunung Panderman dan Gunung Butak, Kota Batu, Jawa Timur. Kebakaran terjadi sejak pukul 00.15 WIB, Sabtu 18 Agustus 2018.
 
Hingga berita ini dimuat, api masih berkobar. Tim gabungan dari tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana BPBD Batu, Perhutani, dan LMDH pun kini masih berupaya melakukan evakuasi.
 
Operator Pusdalops PB BPBD Kota Batu Ockta mengatakan pihaknya telah melakukan kaji cepat kebakaran hutan. Petugas mengingatkan pendaki untuk segera turun dan menjauh dari lokasi kebakaran

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Lokasi kebakaran cukup dekat dengan lokasi perkemahan para pendaki dan masih banyak pendaki yang berani mengabadikan kejadian kebakaran ini," kata Ockta.
 
Akibat peristiwa ini, jalur pendakian menuju Gunung Butak dan Gunung Panderman pun ditutup hingga batas waktu yang belum ditentukan. Penyebab kebakaran pun masih belum diketahui secara pasti.
 
"Saat ini tim sudah melakukan evakuasi namun mengalami keterbatasan peralatan dan lokasi kebakarannya cukup jauh," bebernya.
 
Sementara itu, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu, Achmad Choirur Rohim menyatakan peristiwa kebakaran ini awalnya diketahui oleh warga setempat pada pukul 22.00 WIB. Oleh warga, kejadian tersebut pun kemudian dilaporkan kepada BPBD Kota Batu.
 
"Laporan yang diterima Pusdalops BPBD Kota Batu dari warga dan hasil pengamatan visual memang benar ada kebakaran hutan Sabtu dini hari," ungkapnya.
 
Diakuinya, jalur pendakian menuju ke Gunung Panderman dan Gunung Butak ditutup demi keselamatan pendaki. Rochim menambahkan pihaknya kini telah mengevakuasi ratusan pendaki yang sebelumnya berada di atas gunung.
 
"Ada sekitar 200-an pendaki yang sedang mendaki dan sudah kita minta untuk turun," pungkasnya.
 
Dugaan sementara, api tak kunjung dapat dipadamkan karena peralatan pemadaman yang terbatas serta kondisi angin kencang yang membuat api semakin membesar.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(RRN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif