Pelatihan Organisasi di Luar Sekolah Harus Diawasi

Syaikhul Hadi 23 Mei 2018 22:45 WIB
radikalisme
Pelatihan Organisasi di Luar Sekolah Harus Diawasi
Ilustrasi. Medcom.id/Rakhmat Riyandi
Sidoarjo: Pemerintah Daerah Kabupaten Sidoarjo mengimbau pemangku kepentingan dunia pendidikan memantau dan mengevaluasi segala bentuk latihan dasar kepemimpinan atau pengkaderan siswa di luar sekolah. Kegiatan yang biasa yang digelar organisasi siswa maupun mahasiswa rawan disusupi ideologi radikal.

"Sebut saja itu seperti Latihan Kader Dasar. Ini harus dipantau kepala sekolah, Dinas Pendidikan maupun wali murid," ucap Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Achmad Syaifuddin, Rabu, 23 Mei 2018.

Secara formal sampai hari ini, tidak ada pendidikan yang menerapkan ideologi terorisme. Ideologi yang menyesatkan tersebut bisa saja masuk dalam ruang-ruang celah. Terutama yang terbingkai dalam pelatihan kader dasar.


"Terkadang LKD ini bekerjasama dengan pihak lain, baik narsum, tutor maupun kelompok lain. Bahkan, jika memungkinkan, ada kelompok-kelompok tertentu yang  menawarkan anggaran untuk kesuksesan LKD, padahal di dalamnya ada misi tertentu. Yakni menyusupkan ideologi terlarang," jelasnya.

Hal semacam ini yang harus diantisipasi dan dievaluasi pemangku pendidikan formal. Baik kepala sekolah, dinas terkait, hingga wali murid. Pihaknya sepakat jika kurikulum yang ada lebih ditekankan pada unsur-unsur nasionalisme.

Pasca insiden teror yang terjadi belakangan ini, pihaknya sudah menekankan pada dinas terkait untuk tetap waspada pada pergerakan ideologi teroris yang mulai mengancam pendidikan. Sehingga anak bangsa bisa terselamatkan dari hal-hal yang mengarah pada radikalisme.

Baca: Jokowi Mau Lembaga Pendidikan Bersih dari Ideologi Terorisme

 



(SUR)