Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy  di Malang.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy di Malang. (Daviq Umar Al Faruq)

Gaji Guru Honorer Sedang Diupayakan di Atas UMR

pendidikan guru Guru Honorer
Daviq Umar Al Faruq • 04 Februari 2019 16:13
Malang: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy sedang berupaya mengerek gaji guru honorer setara, bahkan kalau bisa, di atas Upah Minimum Regional (UMR). Tujuannya tentu untuk kesejahteraan para guru honorer.
 
"Untuk gaji itu semua guru honorer yang belum terangkat melalui jalur PNS maupun PPPK maka kita harapkan mendapatkan upah minimum regional," katanya di Malang, Senin 4 Februari 2019.
 
Kemendikbud menargetkan pada 2023 tidak ada lagi guru honorer di seluruh sekolah se-Indonesia. Seluruh guru honorer bakal diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Guru honorer yang tidak lolos pada dua jalur tersebut pun tidak perlu khawatir. Mereka tetap dipertahankan menjadi guru honorer hingga mendapatkan kesempatan mengikuti kembali seleksi baik melalui PNS maupun PPPK.
 
Muhadjir menjelaskan pihaknya telah mengusulkan ke Kementerian Keuangan agar guru honorer yang tersisa tersebut tetap mendapatkan gaji setara dengan UMR di masing-masing daerah. Gaji tersebut diambilkan dari Dana Alokasi Umum (DAU).
 
"Untuk gaji guru kalau ada daerah yang punya APBD nya kuat, silahkan menambahi. Sehingga otomatis gajinya guru honorer itu bisa diatas UMR kalau masing-masing daerah menambah melalui APBD dan kita harapkan sudah tidak ada lagi bantuan dari BOS untuk gaji," bebernya.
 
Tim dari Kemendikbud sebelumnya telah bertemu dengan tim dari Kementerian Keuangan untuk membicarakan wacana tersebut. Wacana itu sudah disampaikan dan kini sedang berada di tahap pematangan.
 
"Kemarin saya mohon kepada Bu Menteri Keuangan diambilkan dari dana alokasi umum, sehingga tidak dibebankan kepada APBD daerah. Kalau APBD itu bisa digunakan untuk menambah, sehingga gaji guru honorer bisa di atasnya UMR," ungkapnya.
 
"Tapi untuk menjamin bahwa gaji guru honorer sama dengan UMR ya dari DAU itu. Dan Bu Menteri Keuangan menyambut positif tapi masih mau dihitung-hitung dulu, karena ini soal duit yang sangat besar," pungkasnya.
 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi