Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (tengah) dan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak (kedua kanan) mendatangi gedung KPK untuk beraudiensi di Jakarta, Rabu (20/2/2019). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (tengah) dan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak (kedua kanan) mendatangi gedung KPK untuk beraudiensi di Jakarta, Rabu (20/2/2019). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso. (Amaluddin)

Khofifah-Emil Perkuat Sinergitas Forkopimda dan KPK

pemerintah daerah
Amaluddin • 20 Februari 2019 16:24
Surabaya: Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elistianto Dardak tancap gas setelah dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur. Beberapa langkah yang dilakukan adalam melakukan pertemuan dengan forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda).
 
Kinjungan Khofifah dan Emil ke Forkopimda dimulai sejak Senin, 18 Feebruari 2019. Mapolda Jawa Timur menjadi tempat pertama yang dikunjunginya, kemudian ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim.
 
"Kita ketahui bersama 56 hari lagi yakni tanggal 17 April, akan dilaksanakan pesta demokrasi. Maka seluruh elemen strategis di Jatim butuh konsolidasi dengan intensitas tinggi," kata Khofifah, Rabu, 20 Februari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemudian Khofifah menjalin silaturahmi dengan seluruh pimpinan media di Gedung Grahadi pada Selasa malam, 19 Februari 2019.
 
Hari ini, Rabu, 20 Februari 2019. Khofifah menjalin silaturahmi ke Pangdam V Brawijaya, Mayor Jenderal TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi, di Kodam V Brawijaya, di Surabaya. Selain silaturahmi, Khofifah menyatakan ingin memperkuat sinergitas dan soliditas.
 
Gubernur perempuan pertama di Jatim itu mengatakan, selama ini jajaran Kodam V Brawijaya telah membangun partnership yang sangat baik dalam menjaga kondusifitas Jatim.
 
"Kami sebagai kelanjutan kepemimpinan di Jatim, berharap konsolidasi berikut-berikutnya terus berjalan baik dan intensif sehingga masyarakat mendapat pelayanan terbaik," jelas Khofifah.
 
Setelah berkunjung ke Kodam V Brawijaya, kemudian Khofifah-Emil langsung terbang ke Jakarta, untuk silaturahmi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
 
Khofifah ingin pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi selama lima tahun memimpin Jawa Timur.
 
"Kami ingin mengedepankan aspek preventif (pencegahan) dalam pengelolaan pemerintahan daerah. Jadi harus dikedepankan, karena ini penting. Maka hal-hal yang menjadikan ASN bisa bekerja tenang penuh dengan kepastian harus dilakukan," pungkas Khofifah.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi