Gubernur Jatim Soekarwo di sela sidang paripurna di gedung DPRD Jatim. (Medcom.id/Amal).
Gubernur Jatim Soekarwo di sela sidang paripurna di gedung DPRD Jatim. (Medcom.id/Amal). (Amaluddin)

Jelang Purna Tugas, Soekarwo Setujui Raperda Penanaman Modal

pemerintah daerah
Amaluddin • 11 Februari 2019 17:45
Surabaya: Gubernur Jawa Timur Soekarwo menerima dan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penanaman Modal pada sidang paripurna di gedung DPRD Jatim, Senin, 11 Februari 2019. Sidang paripurna kali ini merupukan yang terakhir sehari jelang purna tugas pada Selasa, 12 Februari 2019.
 
Persetujuan tersebut disampaikan oleh sembilan fraksi melalui pandangan umum fraksi. Setelah menerima dan menyetujui Raperda tersebut, pimpinan DPRD Jatim bersama Soekarwo menandatangani keputusan persetujuan bersama terhadap Raperda Penanaman Modal. 
 
Raperda itu adalah aturan tentang ekonomi kerakyatan dalam suasana globalisasi, yang masih mempertimbangkan ekonomi kecil di dalam pembangunan ekonom di Jatim.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Menurut pendapat saya, Jatim sudah dalam jalur yang benar. Perda ini juga sebagai perlindungan investasi ekonomi kerakyatan atau usaha kecil," kata Pakde Karwo, sapaan akrabnya.
 
Raperda ini, lanjut Pakde Karwo, tidak saja mengatur kemudahan perizinan, tapi juga pengembangan iklim penanaman modal. Di antaranya, pemberdayaan usaha kecil dan menengah agar dapat bersaing ketat.
 
"Raperda ini salah satu upaya untuk menarik investor masuk ke Jatim. Juga untuk pemberian insentif bagi penanam modal berupa pengurangan pajak dan retribusi daerah, serta pemberian bantuan modal bagi investor UMKM," katanya.
 
Dengan disetujuinya Raperda ini, orang nomor satu di Jatim ini berharap akan memberikan daya dukung positif pertumbuhan, serta membuat iklim penanaman modal di Jatim. "Saya berharap Jatim akan senantiasa dalam level tinggi pencapaian indeks penanaman modal secara nasional," ujar Pakde Karwo.
 
Dalam kesempatan itu, Pakde Karwo mengapresiasi masyarakat Jatim. Ia juga menyampaikan terimakasih atas refleksi kerj sama yang terjalin antara eksekutif dan legislatif, selama 10 tahun menjadi Gubernur Jatim. 
 
"Saya pribadi dan atas nama keluarga mohon maaf lahir batin. Dimana dalam kehidupan ini yang maksudnya baik belum tentu juga penerimaan atau pelaksanannya juga baik," kata Pakde Karwo.
 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi