Direktur Get Indonesia, Toni Purnawan, di sela soft launching Aplikasi GET INDONESIA di Surabaya. (Medcom.id/Amal).
Direktur Get Indonesia, Toni Purnawan, di sela soft launching Aplikasi GET INDONESIA di Surabaya. (Medcom.id/Amal). (Amaluddin)

Get Indonesia Siap Bersaing di Jasa Transportasi

transportasi berbasis aplikasi
Amaluddin • 11 November 2018 13:57
Surabaya: Di era digital saat ini, industri Start Up semakin tumbuh seiring dengan semakin luasnya penetrasi internet. Salah satunya adalah aplikasi 'Get Indonesia' ini merupakan hasil karya anak bangsa dan siap untuk bersaing dengan para pendahulunya.
 
Direktur PT Get Indonesia Persada, Toni Purniawan, mengatakan bahwa sejumlah produk Get Indonesia ini siap bersaing. Antara lain, Get Car yang merupakan layakan taxi kendaraan roda empat kemudian Get Bike adalah layanan transportasi menggunakan sepeda motor. 
 
Selain itu, juga ada Get Bajaj, layanan transportasi menggunakan kendaraan bajaj dengan kapasitas penumpang tiga orang. Kemudian Get Send layanan kurir online untuk pengiriman barang. Get Food yang merupakan layanan pemesanan makanan untuk makanan dan cafe. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami juga ada layanan yang namanya Get Bill. Layanan ini adalah sistem pembayaran online yang melayani pembayaran PLN, BPJS, PDAM, telepon, layanan tiket dan lain-lain," kata Toni, saat launching Aplikasi Get Indonesia di Surabaya, Sabtu malam, 10 November 2018.
 
Kata Toni, Get Indonesia hampir sama dengan transportasi online lainnya dalam segi produk. Bedanya, penumpang bisa memilih driver yang disukai, sehingga bisa menjadi langganan untuk mengantar atau menjemput sampai tujuan.
 
"Driver di Get Indonesia ini ada laki-laki dan perempuan. Penumpang bebas memilih yang disukai, bahkan bisa jadi driver favorit untuk berlangganan. Untuk pembayaran hampir sama sengan transportasi sebelumnya," ujarnya.
 
Kemudian driver Get Indonesia juga tidak dikenakan sanksi jika menolak pesanan konsumen. Untuk memudahkan konsumen, pihak manajeman akan langsung otomatis menyiapkan gantinya untu melayani pemesan Get Indonesia.
 
"Jadi, di kami driver tidak akan dikenakan panisman. Tapi tetap ada reward atau penilaian sebagai masukan," ujarnya
 
Sebelum dilaunching ini, lanjut Toni, Get Indonesia telah membangun jaringan di beberapa kota di Indonesia, diantaranya Aceh, Pekan Baru, Bandar Lampung, Jakarta, Surabaya,Kediri, Malang, Jombang dan lain-lain.
 
"Setidaknya sudah ada 55 mitra agen yang tersebar di 35 kota di Indonesia. Jumlah ini kemungkinan akan bertambah," kata Toni.
 


 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif