Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jatim, Siswo Heroetoto, mengatakan mendapat jatah dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) soal lowongan CPNS. Jatah itu menjadi angin segar bagi Pemprov Jatim lantaran moratorium penerimaan CPNS sejak 4 tahun lalu.
Selain itu, pada 2018, jumlah PNS yang bakal pensiun pada tahun ini kurang lebih 1.900 orang. Sehingga jumlah yang diterima nantinya dapat menggantikan posisi PNS yang pensiun.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Siswo menjelaskan salah satu aturan penerimaan CPNS. Peserta tak bisa mendaftar di beberapa posisi sekaligus.
"Jadi tidak bisa daftar di banyak tempat. Karena nomor peserta CPNS nanti akan berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Peserta untuk calon di Malang tak bisa mendaftar lagi di Pemkot Surabaya atau Pemprov Jatim,” kata Siswo di Surabaya, Jumat, 16 Februari 2018.
Untuk metode tes, lanjut Siswo, akan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), sehingga peserta CPNS bisa langsung mengetahui nilainya. Jika nilai diambang batas bawah, bisa diketahui lolos atau tidak.
Selain CAT, pada rekrutmen tahun ini pihaknya juga akan membuat gebrakan baru. Yakni tes wawancara yang menggunakan kecanggihan IT (informasi teknologi). Caranya, peserta hanya yang lolos tes wawancara nanti akan menjawab menggunakan komputer atau perangkat IT yang telah disiapkan. Sehingga pada sesi tes wawancara ini, peserta rekrutmen bukan dites oleh orang, tetapi menggunakan sistem mesin.
“Program ini telah sukses dilaksanakan di Kementerian Hukum dan HAM. Kami ingin mengadopsinya. Makanya dalam waktu dekat ini kami akan belajar bagaimana program tes wawancara menggunakan IT. Ini bagus karena peserta tes tidak orang ketemu orang, tapi orang ketemu sistem. Jadi rekrutmen ini sangat terbuka seperti yang diinginkan Pak Gubernur (Gubernur Jatim Soekarwo, red),” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(RRN)
