UKWMS Undang Delegasi Taiwan dan Jepang Membatik

Pelangi Karismakristi 07 Februari 2018 11:28 WIB
pendidikanbeasiswa osc
UKWMS Undang Delegasi Taiwan dan Jepang Membatik
(Foto:MI/Susanto)
Surabaya: Sebanyak delapan orang delegasi mahasiswa dan dosen dari Jepang dan Taiwan akan mengunjungi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS). Mereka akan diajari membatik menggunakan pewarnaan alami.

Rombongan yang berasal dari Osaka Institute of Technology (OIT) Jepang dan National Taiwan University of Science and Technology (NTUST) ini akan diberi teori dan praktik memanfaatkan pewarna alami seperti kayu secang, teh, kopi, daun suji, daun jati, kunyit, dan daun mahoni untuk pembuatan batik dengan teknik ikat celup di Fakultas Farmasi.

Dosen Jurusan Teknik Kimia UKWMS Shella Permatasari Santoso menjelaskan selain belajar membatik, peserta juga akan belajar bagaimana menyerap zat pewarna yang terkontaminasi limbah cair dari proses pembuatan batik. 


"Kita bisa membuat air yang terkontaminasi tersebut aman sebelum kembali ke alam dengan memanfaatkan material tanah liat zeolit dan bentonit, maupun kerikil serta limbah kulit telur dan sabut kelapa," ujar Shella.

Kegiatan tersebut akan berlangsung selama dua hari berturut-turut, yakni pada 8 dan 9 Februari 2018. Pada hari pertama, akan dilaksanakan praktikum pembuatan kaus batik jumputan dengan teknik ikat celup menggunakan pewarna alami. Kegiatan dimulai pada pukul 12.00-15.00 WIB, di Laboratorium Kimia Organik Lantai 5 Tower Barat Kampus UKWMS Pakuwon City.

Pada hari berikutnya, dilaksanakan eksperimen penghilangan zat warna berbahaya dalam air dengan menggunakan penyerap alami dan penyerap dari olahan limbah. Kegiatan tersebut digelar pada jam yang sama dengan hari sebelumnya, di Laboratorium Kimia Analisa Fakultas Teknik, Lantai 1 Kampus UKWMS. 



(ROS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id