Wakil Bupati Jombang Pertanyakan Surat Plt
Wakil Bupati Jombang Munjidah, Selasa 6 Februari 2018, Medcom.id - Nurul Hidayat
Jombang: Tampuk kepemimpinan di Pemerintah Kabupaten Jombang, Jawa Timur, masih kosong. Sejak Bupati Nyono Suharli Wihandoko ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tiga hari lalu, kepemimpinan pemerintahan masih dipegang Munjidah sebagai wakil bupati.

Kemarin, Senin 5 Februari 2018,  Kementerian Dalam Negeri menunjuk Wakil Bupati Jombang Mundjidah Wahab menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Jombang. Keputusan itu disampaikan usai penangkapan.

"Namun, hingga kini bentuk fisik surat keputusan itu belum saya terima," kata Munjidah di Pemkab Jombang, Selasa, 6 Februari 2018.


Menurut Munjidah, bila ia menjadi Plt, tugas tersebut hanya berlaku hingga 14 Februari 2018. Sebab ia mengambil cuti untuk mengikuti kampanye Pemilihan Bupati Jombang 2018.

"Izin cuti saya mulai 15 Februari hingga 23 Juni 2018. Pada saat itu, jabatan Plt diambil alih Pemprov Jatim," lanjut Munjidah.

KPK menangkap Bupati Nyono pada Sabtu, 3 Februari 2018. Selain Nyono, KPK juga membekuk Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang Inna Silestyowati.

KPK menetapkan Nyono dan Inna sebagai tersangka suap. Diduga, Nyono menerima uang suap Rp434 juta dari Inna.

Inna diduga menyuap Nyono untuk menetapkannya sebagai kepala dinas definitif. Sementara Nyono diduga menggunakan uang itu untuk maju kembali di Pilkada Jombang 2018.



(RRN)