Kepala SMA Negeri Kalisat, Jember, Jatim, Karniyanto mengaku, menghabiskan anggaran Rp110 Juta untuk membangun tower dan peladen. "Pembangunan tower dan kerja sama dengan provider lain sudah sejak 2017," kata Karniyanto kepada Medcom.id Senin 9 April 2018.
Terbukti, lanjut Karniyanto, setelah menggunakan jasa provider lain dengan tower yang dibangun sendiri koneksi Internet di sekolah jadi stabil. "Dibandingkan menggunakan wifi," tambah Karniyanto.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Jember Lutfi Isa Ansori mengaku, koneksi Internet di pelosok desa tak stabil.
"Padahal, koneksi internet sangat berpengaruh dalam pelaksanaan UNBK, karena selain dilakukan secara online, siswa sebelumnya harus login ke akun masing-masing terlebih dahulu." Kata Lutfi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(LDS)
