Bonus Besar, Ojek Online Jember Adem Ayem
Ribuan pengemudi ojek online (ojol) berunjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (23/4). MI/M Irfan
Jember: Gejolak ojek online yang menuntut kenaikan tarif terjadi di DKI Jakarta dan sekitarnya. Namun, tidak demikian di Jember, Jawa Timur.

Para pengemudi ojek online tetap 'narik'. Aksi di Ibu Kota tak ada pengaruhnya ke aktivitas pengemudi ojek online di Jember.

"Adem ayem mas di sini, kalau di Jakarta demo itu enggak ada pengaruhnya," kata Galih, pengemudi dari aplikasi Gojek, kepada Medcom.id, Rabu, 25 April 2018.


Bagi para pengemudi Gojek di Jember, tarif yang berlaku sekarang memang masih tergolong sangat murah. Galih pun mengaku menjadi mitra aplikator Gojek hanya sebagai sampingan.

Murahnya bayaran bagi pengemudi Gojek di Jember tidak menjadi masalah. Bagi mereka, bonus besar yang didapat dari aplikasi Gojek lebih menarik ketimbang tarif.

(Baca: Ribuan Ojek Online Gelar Demo di DPR)

"Rata-rata tertutup oleh bonus yang kita dapat. Sehari 14 poin dapat bonus Rp15 ribu, kalau 16 poin dapat Rp40 ribu, puncaknya 20 poin dapat Rp80 ribu," Jelas Galih.

Panji, pengemudi Gojek lain, menyebut tarif dan sistem bonus dari penyedia aplikasi ojek online masih layak dan patut disyukuri.

"Soal demo di Jakarta saya enggak ikutin mas. Untuk sekarang saja masih lebih dari cukup buat saya dan harus kita syukuri," kata Panji di sela-sela menunggu orderan penumpang.

"Terus terang saya tiap hari rata-rata dapat 17-20 poin mas, bagaimana enggak bersyukur?" tambahnya lugas.


 



(SUR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id