Ratusan wali murid di Surabaya kembali menggeruduk kantor Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Surabaya terkait PPDB sistem zonasi. (Medcom.id/Amal).
Ratusan wali murid di Surabaya kembali menggeruduk kantor Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Surabaya terkait PPDB sistem zonasi. (Medcom.id/Amal). (Amaluddin)

Surabaya Buka PPDB Tambahan

PPDB 2019
Amaluddin • 20 Juni 2019 18:42
Surabaya: Ratusan wali murid di Surabaya kembali menggeruduk kantor Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Surabaya, Kamis, 20 Juni 2019. Mereka mendesak Pemerintah Kota Surabaya membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tambahan.
 
Sejak pukul 15.00 WIB hingga pukul 16.30 WIB, massa wali murid mendesak ingin menyampaikan aspirasinya langsung kepada Kepala Dindik Kota Surabaya M. Ikhsan.
 
Suasana memanas setelah massa memaksa masuk kantor Dindik Kota Surabaya sehingga terjadi saling dorong antara massa penolak PPDB sistem zonasi dengan aparat yang berjaga di depan Dindik Kota Surabaya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tak lama kemudian Kepala Dindik Kota Surabaya M. Ikhsan menemui massa sehingga suasana sedikit lebih tenang. Di hadapan massa, Ikhsan mengatakan akan membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tambahan.
 
"Kami telah berkonsultasi dan mendapat arahan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terkait PPDB tambahan ini," kata Ikhsan di lokasi.
 
Ikhsan menjelaskan dengan adanya keputusan tersebut artinya akan dilakukan penambahan pagu di setiap kelas dan sekolah untuk menampung lebih banyak siswa di SMP Negeri. Pagu yang disediakan adalah empat siswa per kelas. Artinya, tersedia pagu sekitar 3 ribu untuk menampung pendaftar PPDB tambahan tersebut.
 
Namun demikian, untuk siswa yang sudah mendaftar dan diterima melalui jalur zonasi, tetap tidak bisa diotak-atik lagi. "Sebab, jika kami tidak melaksanakan sistem zonasi, semua fasilitas pendidikan dari pusat, baik sekolah negeri dan swasta di Kota Surabaya akan dicabut oleh pemerintah," ungkap Ikhsan.
 
Menurut Ikhsan, keputusan adanya PPDB tambahan menunjukkan bahwa Kemendikbud telah memberikan kemudahan dan fasilitas agar Dindik Surabaya, bisa menambah kapasitas sekolah negeri. Terkait pendaftaran PPDB tambahan, nantinya akan menggunakan data yang sudah ada saat ini. 
 
"Yang sudah terekam itu digunakan untuk PPDB tambahan ini. Di dalam perhitungannya akan menggunakan nilai 100 persen, dan tidak menggunakan jarak," ujar Ikhsan.
 
Sementara terkait pelaksanaannya, kata Ikhsan, PPDB tambahan ini akan disiapkan pada Senin, 24 Juni 2019 mendatang. Sebab, pihaknya membutuhkan aplikasi baru karena PPDB tambahan di Indonesia baru dilakukan di Surabaya. "Jadi bagi yang belum daftar, silakan daftar semua," pungkas Ikhsan.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif