Tujuh Nelayan Asal Probolinggo Hilang
Ilustrasi. Medcom.id/Mohammad Rizal.
Jakarta: Sebanyak tujuh nelayan asal Probolinggo, Jawa Timur hilang pada Rabu, 24 Oktober 2018.  Mereka adalah anak buah kapal (ABK) KM Cahaya Bahari yang sedang melaut.
 
"Pencarian dan penyisiran korban di perairan Probolinggo dilakukan hingga sore hari, namun hasilnya masih nihil,"  kata Kasatpolairud Probolinggo AKP Slamet Suprianto seperti yang dikutip dari Antara, Kamis, 25 Oktober 2018.
 
Penyisiran dan pencarian korban melibatkan Satpolairud, Basarnas, Dinas Perikanan, dan nelayan sekitar.  Slamet menuturkan pencarian sudah menyisir arah timur dan dilanjutkan ke utara Pulau Gili Ketapang Kabupaten Probolinggo.
 
“Namun, tanda-tanda KM Cahaya Bahari Jaya bersama ABK juga belum ditemukan," tutur Slamet.

Pencarian tujuh nelayan yang hilang dihentikan sementara karena sudah menjelang sore. 
Pencarian dilakukan kembali pada hari ini dengan memperluas wilayah pencarian.
 
KM Cahaya Bahari Jaya dinahkodai Windi. Kapal membawa tujuh ABK yakni Wahyu, Samsul, Rohim, Iwan, Giman, Marwan, dan Tomi yang semuanya warga Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo. 

Mereka hilang kontak dengan pemilik kapal bernama Matari pada Sabtu, 20 Oktober 2018. Jumat, 19 Oktober, nahkoda kapal masih berkomunikasi dengan pemilik kapal bahwa posisi kapal sudah berada di perairan Paiton Probolinggo.
 
Satu jenazah atas nama Rohim ditemukan mengapung di perairan Kabupaten Pamekasan, Madura. Namun, tujuh ABK lainnya masih dinyatakan hilang dan keberadaan KM Cahaya Bahari Jaya juga belum ditemukan.




(SCI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id