Identitas Penghuni Unit Rusun Sumber Ledakan di Sidoarjo

Syaikhul Hadi 14 Mei 2018 04:02 WIB
terorismeledakan bom
Identitas Penghuni Unit Rusun Sumber Ledakan di Sidoarjo
Suasana Rusunawa Wonocolo usai ledakan. Medcom.id/Syaikhul Hadi
Sidoarjo: Polisi mendapati identitas enam orang penghuni unit rusun sumber ledakan di Rusunawa Wonocolo Sidoarjo, Jawa Timur. Mereka ditetapkan sebagai pelaku ledakan.

"Kami sudah berhasil mengamankan lokasi, hingga dilakukan evakuasi terhadap para pelaku, jadi ini bukan korban, tapi pelaku," kata Kapolda Jawa Timur Irjen Machfud Arifin di Sidoarjo, Jawa Timur, Senin, 14 Mei 2018.

Para penghuni unit sumber ledakan itu merupakan satu keluarga. Salah satunya adalah Anton Febrianto, 47, yang merupakan kepala keluarga. Anton telah ditembak mati petugas saat hendak disergap usai ledakan pertama kali terjadi di Rusunawa Wonocolo. 


Machfud menyatakan, Anton terpaksa ditembak mati lantaran saat hendak disergap tengah memegang pemicu bom. Bunyi ledakan yang terdengar usai ledakan pertama kali, diklaim Machfud sebagai bunyi tembakan aparat melumpuhkan Anton.

"Karena pada ledakan pertama dia masih hidup dan saat bersamaan dia juga memegang switching (pemicu)," ungkapnya.

Penghuni lainnya yakni istri Anton bernama Puspita Sari. Wanita berusia 47 tahun itu meninggal usai ledakan pertama terjadi.

Kemudian, ada juga nama Hilta Aulita Rachman. Anak sulung Anton yang berusia 17 tahun itu juga tewas dalam ledakan pertama. 

Sementara itu, anak kedua Anton bernama Ainur Rachman selamat. Ia dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Jatim. Dua anak Anton lainnya, yakni Faizah Putri, 11, dan Garida Huda Akbar, 10, juga selamat. Keduanya pun tengah mendapat perawatan di RS Bhayangkara Polda Jatim. 

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan penyisiran di lokasi kejadian. Tiga blok rusunawa Wonocolo juga masih dikosongkan sementara.



(AGA)