Ilustrasi. Medcom.id/Rakhmat Riyandi
Ilustrasi. Medcom.id/Rakhmat Riyandi (Daviq Umar Al Faruq)

Ketua KPPS Malang Coba Bunuh Diri karena Stress

bunuh diri pemilu serentak 2019
Daviq Umar Al Faruq • 21 April 2019 11:32
Malang: Subali, 42, Ketua KPPS 07, Kelurahan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur, mencoba bunuh diri pada Sabtu 20 April 2019, sekitar pukul 09.00 WIB. Subali stres berat karena tugas yang diembannya.
 
"Korban melakukan percobaan bunuh diri di rumahnya sendiri, di kamarnya sendiri, ambil golok sendiri, dengan tangan sendiri, menusuk perut sendiri,” katanya, Minggu 21 April 2019.
 
Aksi percobaan bunuh diri ini pertama kali diketahui oleh istri korban, TW, 40. Mengetahui, suaminya bercucuran darah akibat tusukan golok, TW spontan memanggil warga sekitar untuk menghentikan aksi Subali.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Subali sudah memiliki dua luka tusuk di perut. Satu luka tusuk sedalam 4x2,5 centimeter dan luka tusuk sedalam 3x4 centimeter. Golok yang digunakan sepanjang 46 centimeter saat ini diamankan polisi sebagai barang bukti.
 
Berdasarkan penyelidikan, korban yang juga pegawai kampus Universitas Brawijaya (UB) itu diduga kuat melakukan percobaan bunuh diri karena capek dan stres dengan tugas Pemilu 2019.
 
Saat bertugas menghitung suara pada Pemilu, 17 April 2019 lalu, ada penghitungan suara yang tidak sesuai. Terdapat selisih perhitungan suara pada surat suara DPD dan DPRD Kota Malang.
 
"Kami lakukan pemeriksaan saksi-saksi dan memang dugaannya stres akibat pemilu,” bebernya.
 
Informasi yang dihimpun Medcom.id, Subali kelelahan karena kurang tidur selama empat hari atau sehari pra-pencoblosan. Polisi pun kini tengah memeriksa sejumlah saksi terkait peristiwa ini.
 
”Memang karena keletihan yang berkepanjangan kemudian mengakibatkan stres hingga muncul percobaan bunuh diri. Saat ini kami masih lakukan penyelidikan,” jelasnya.
 
Korban yang mengalami luka parah di perutnya kini telah dilarikan ke Rumah Sakit Panti Nirmala Malang untuk mendapatkan perawatan. Sementara itu, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang, Ashari Husain mengaku sudah mendengar kabar tersebut.
 
"Sudah dengar, namun saya masih belum mendapatkan konfirmasi. Saya mau melakukan pengecekan terlebih dahulu," pungkasnya.
 

(SUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif