Pencegahan Ahmad Dhani Kepentingan Penyidikan
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, Medcom.id Amaluddin.
Surabaya: Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur sudah mengajukan surat pencegahan ke luar negeri terhadap musisi Ahmad Dhani. Surat tersebut sudah diajukan ke kantor Imigrasi wilayah Surabaya.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera mengatakan, pencegahan ini merupakan kepentingan penyidikan.

"Pencekalan ini dilakukan agar yang bersangkutan lebih kooperatif dalam menjalani kasus itu (ujaran kebencian)," kata Barung saat dikonfirmasi, Minggu, 21 Oktober 2018.


Baca: Polda Jatim Ajukan Pencegahan Ahmad Dhani

Barung menjelaskan, selama kasus ini bergulir di Polda Jawa Timur, Ahmad Dhani hanya sekali hadir dari tiga panggilan Polda Jawa Timur untuk memberikan keterangan.

"Selain harus kooperatif, agar penanganan kasus tersebut tidak berlarut-larut," jelas Barung.

Polda Jatim telah melayangkan pemanggilan terhadap Ahmad Dhani sebagai tersangka pada Selasa, 23 Oktober 2018. Jika mangkir, penyidik kemudian akan melakukan pemanggilan kedua pada keesokan harinya, Rabu, 24 Oktober 2018.

"Namun kalau panggilan pertama sebagai tersangka tidak hadir, kemudian pemanggilan selanjutnya tidak hadir juga, maka hari itu juga akan dijemput paksa untuk dihadirkan," tegas Barung.

Barung juga menegaskan bahwa tidak ada kriminalisasi dalam penetapan status tersangka Ahmad Dhani. Menurut dia, penyidik telah mengantongi cukup bukti dan memenuhi unsur pidana, sehingga Ahmad Dhani ditetapkan sebagai tersangka.

"Yang pasti itu sudah sesuai pasal 27 ayat 3 UU ITE tentang pencemaran nama baik melalui media sosial. Alat bukti cukup beserta keterangan saksi ahli bahasa, dan lainnya. Jadi itu sudah sesuai aturan," pungkas Barung.

Baca: Ahmad Dhani Bisa Dijemput Paksa jika Bandel

Ahmad Dhani dilaporkan elemen Koalisi Pembela NKRI ke Polda Jatim karena nge-vlog saat dia tertahan pendemo di Hotel Majapahit, Surabaya, pada Minggu, 26 Agustus 2018. Saat itu, Dhani dijadwalkan hadir ke acara deklarasi #2019GantiPresiden di Tugu Pahlawan Surabaya. Deklarasi itu batal karena terjadi gesekan antara massa pro dan kontra.

Tak lama kemudian, vlog Dhani yang berisi ujaran kebencian 'idiot' itu viral, karena menyinggung demonstran. Saat diperiksa pada dua pekan lalu, suami dari Mulan Jameela itu mengatakan bahwa kata 'idiot' tidak ditujukan kepada pendemo.



(DEN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id