Ilustrasi, Waspada gelombang tinggi. (ANT/BUDI CANDRA SETYA)
Ilustrasi, Waspada gelombang tinggi. (ANT/BUDI CANDRA SETYA) (Amaluddin)

Data Penumpang Kapal Tenggelam di Sumenep Terus Bertambah

kapal tenggelam
Amaluddin • 18 Juni 2019 09:37
Surabaya: Jumlah penumpang kapal kayu Arim Jaya yang tenggelam di perairan antara Pulau Sapudi dan Pulau Giliyang, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus bertambah. Terbaru, ada 57 penumpang yang menjadi korban dalam insiden tersebut.
 
"Datanya terus bertambah, jika sebelumnya ada 52 orang, sekarang bertambah 57 orang yang ada di dalam kapal tenggelam itu," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, di Surabaya, Selasa, 18 Juni 2019.
 
Barung merinci, sebanyak 36 dari 57 penumpang dinyatakan selamat. Sementara dua penumpang meninggal, dan 16 penumpang sisanya belum ditemukan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saat ini yang ada di RSUD Sumenep tinggal satu orang, sisanya sudah boleh keluar. Sementara petugas di lapangan masih berupaya melakukan pencarian 16 penumpang yang hilang," ujarnya.
 
Baca: Kapal Tenggelam di Sumenep Diduga Kelebihan Muatan
 
Barung menuturkan, kapal yang dinahkodai Arim itu berlayar dari Pelabuhan Guwa-guwa, Kecamatan Ra'as, Kabupaten Sumenep, menuju pelabuhan Kalianget, Sumenep, sekitar pukul 07.00 WIB, Senin, 17 Juni 2019. Kapal tersebut membawa 57 penumpang, yang dua di antaranya merupakan nahkoda, yakni Arim dan Marwi.
 
Namun sesampainya di perairan antara Pulau Sapudi dan Kepulauan Giliiyang, kapal diterjang gelombang kemudian terombang-ambing. Sehingga kapal terguling kurang lebih satu jam dan tenggelam sekitar pukul 15.00 WIB. 
 
Setelah satu jam kapal tenggelam, kemudian ada lima perahu nelayan memberikan pertolongan terhadap puluhan korban kapal. Diduga kelebihan  muatan jadi penyebab tenggelamnya kapal. 
 
Hingga kini, Petugas gabungan dari Polri, TNI, Basarnas, dan Tim SAR masih melakukan pencarian terhadap 16 korban hilang.
 
Baca: Identitas 16 Korban Hilang Kapal Tenggelam di Sumenep
 

(LDS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif