Puluhan Guru Berprestasi Dapat Penghargaan dari Kemenag

Amaluddin 26 November 2018 09:07 WIB
hari guru
Puluhan Guru Berprestasi Dapat Penghargaan dari Kemenag
Menteri Agama (Menag) RI, Lukman Hakim Saifuddin, pada puncak peringatan Hari Guru dan Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Berprestasi 2018, di Dyandra Convention Hall, Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, Minggu malam, 25 November 2018. (Medcom.id/A
Surabaya: Kementerian Agana RI memberikan penghargaan kepada puluhan guru madrasah berprestasi dari seluruh Indonesia. Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk perhatian dan bagian dari pembinaan guru-guru yang berada di lingkup Kementerian Agama.

"Guru merupakan pemegang kunci penting yang memmbentuk generasi kita di masa mendatang," kata Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin, saat memberikan penghargaan secara simbolis saat acara puncak peringatan Hari Guru dan Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Berprestasi 2018, di Dyandra Convention Hall, di Surabaya, Minggu malam, 25 November 2018.

Ada 55 guru yang mendapat penghargaan. Di antaranya adalah Istikomah, guru RA Muslimat NU Masyitoh, Pabean, Jawa Tengah, Alpirudiwan, guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Kota Malang, Muhammad Hatta, guru MTS 38 Jakarta, dan Nurchaili, guru MAN 4 Aceh Besar. 


Lukman berharap guru kedepan mampu melalui tantangan yang amat serius di era teknologi saat ini. Para guru dituntut lebih memberikan perhatian terhadap fenomena anak didik yang sudah familiar dengan berbagai alat berteknogi, serta harus dapat meneguhkan posisi anak didik agar tetap berada dalam jatidiri bangsa Indonesia yang relijius dan agamis. 

"Globalisasi saat ini membuat dunia sudah hampir borderless sehingga batas nilai dan budaya sudah semakin kabur. Karena itu era teknologi ini harus diwaspadai," ujarnya.

Sementara itu, Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI, Kamaruddin Amin, menambahkan bahwa penghargaan kepada guru dan tenaga kependidikan tahun ini adalah bagian dari upaya pemerintah memotivasi dan membina para guru di seluruh Indonesia.

"Selain mata pelajaran, selama ini kita menekankan agar guru madrasah selalu menambahkan nilai-nilai toleransi dan cinta dalam materi pendidikan," kata Kamaruddin.

Menurut Kamaruddin, penghargaan seperti ini penting untuk memberikan suasana kompetitif di kalangan pengajar madrasah. Guru-guru yang baik akan melahirkan peradaban Islam yang baik di masa mendatang, dan itu tidak lepas dari pola pembinaan yang baik pula.

"Penghargaan ini semoga menjadi motifasi dan isnpirasi bagi guru madrasah lainnya. Semoga para guru semakin hebat untuk membuat Indonesia bermartabat," ujar Kamaruddin.




(ALB)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id